Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Wabup Aceh Utara Paparkan Sembilan Permasalahan Dalam Musrenbang RKPD

Senin, 2 April 2018 | 7:03 pm
Reporter: Mahdi Ismail
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 129

 

Aceh Utara LintasPe-

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf mengatakan dari hasil pengkajian dan pemetaan yang telah dilakukan terdapat sembilan permasalahan pembangunan di daerah ini.

Hal tersebut dipaparkan Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf dalam sambutannya membuka Musyawareh Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD), Senin (02/ 04/ 2018) Gedung Panglateh Lhoksukon Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Aceh. Dia menyatakan bahwa ke – 9 permasalahan pembangunan tersebut yaknimasih rendahnya mutu pendidikan,  belum terintegrasinya pendidikan umum dengan pendidikan agama dan kearifan lokal,

Kemudian masih rendahnya tingkat pelayanan kesehatan masyarakat, tingginya penggunaan dan peredaran narkoba. Reformasi birokrasi dan tata kelola Pemerintahan.

Dan selanjutnya, rendahnya pengamalan Syariat Islam, kondisi infrastruktur dasar sebagian rusak, dan intensitas banjir masih tinggi serta produksi dan produktivitas pertanian, perikanan dan peternakan masih rendah.

Merujuk pada kondisi tersebut, jelas Wabup. Fauzi Yusuf bahwa memperhatikan isu strategis program pembangunan kabupaten Aceh Utara ke depan, lima bidang prioritas pembangunan. “Prioritas Pertama yaitu peningkatan Tata Kelola Pemerintahan, kedua penanggulangan kemiskinan dan pengangguran”, ujarnya.

Perioritas ketiga RKPD, lanjut dia bahwa terkait penguatan pelaksanasn Syariat Islam dan Keistimewaan Aceh, keempat penanggulangan banjir dan mitigasi bencana, dan kelima pemberantasan narkoba.

“Maka dengan hadirnya seluruh pemangku kepentingan dalam forum Musrenbang RKPD ini diharapkan dapat memberi masukan dan saran untuk kesempurnaan Dokumen RKPD dalam menetapkan sasara prioritas sesuai dengan permasalahan pembangunan”, katanya.

Lebih lanjut. Wabup. mengatakan perencanaan RKPD 2019 merupakan tahun kedua kepemimpinannya di Aceh Utara bersama Bupati H. Muhammad Thaib. Namun pada tahun pertama pihaknya memimpin Aceh Utara terjadi penurunan pendapatan daerah secara signifikan dari sumber dana bagi hasil. Sementara untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan begitu besar butuh anggaran.

“Mudah-mudahan dengan anggaran yang terbatas ini kita dapat menyusun perencanaan pembangunan ke depan yang lebih fokus tepat sasaran sesuai dengan musrenbang RKPD”, tandasnya.

Turut dihadiri oleh semua unsur Forkopimda, para pimpinan Perbankab, kepala SKPK, para Camat, para, Forum Geuchik dalam Kecamatan, Para pimpinan LSM, Pers serta para pimpinan lainnya.

Sebelumnya, Kepala BAPPEDA Aceh Utara, Ir. Zulkifli Yusuf mengatakan musrenbang RKPD ini digelar untuk bisa menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, serta, menyepakati program kegiatan pagu indikatif, indikator target kerja serta, lokasi kegiatan pembangunan tahun 2019 mendatang.(Mahdi)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.