Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Berbau Radikalisme, Lapor Segera Kepada Aparat

Kamis, 21 Desember 2017 | 1:08 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: redaksi
Dibaca: 729
Sekayu Muba LintasPe –
 
Dengan telah masuknya paham radikal yang merupakan sumber dari terorisme dan bertentangan dengan ideologi pancasila maka masyarakat harus mampu mengantisipasi, mencegah, menolak dan melawan masuknya paham radikal di lingkungan sekitar kita. Demikian disampaikan Kepala Badan Intelijen Negara di Daerah (Binda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen TNI H. Edmil Nurjamil SE MM dalam arahannya dengan stakeholder Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di Auditorium Pemkab Muba. Kamis (21/12/2017) sekitar pukul 14.00 Wib. 
 
Organisasi berpaham radikal seperti Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS), JI, HTI dan organisasi radikal lainnya itu berbahaya lantaran bisa menyebarkan paham yang berpotensi mengusik NKRI. “Masyarakat yang menjadi pelaku teror, ternyata tidak dipengaruhi oleh status ekonomi tingkat kecerdasan atau status pekerjaan. Paham radikalisme saat ini justru mudah menyasar dilingkungan sekitar kita”, terangnya. 
 
Kepala Badan Intelijen Negara di Daerah (Binda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen TNI H. Edmil Nurjamil SE MM saat menyampaikan arahannya dengan stakeholder Kabupaten Muba di Auditorium Pemkab Muba. Kamis (21/12/2017)
 
 
Untuk itu, sambungnya. Masyarakat harus berupaya melakukan pencegahan paham radikalisme dengan cara selalu menjaga toleransi, menyerukan ajakan kedamaian, mengutamakan dialog antar agama, tidak mengikuti paham yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, berpegang teguh pada pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI (4 Pilar Kebangsaan), peka terhadap indikasi munculnya paham radikalisme serta mengetahui penyebab radikalisme. “Kondisi yang diharapkan masyarakat waspadai terhadap masuknya paham radikal melalui gadget dan media sosial serta ajaran guru Agama radikal, masyarakat tidak menjadi simpatisan dan terpedaya dengan janji janji kelompok radikal, masyarakat menolak masuknya paham radikalisme, dan Bila menemukan hal mencurigakan terkait radikalisme, lapor kepada aparat”, tegasnya. (WindaC).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.