Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Korem 044/Gapo Gelar Pembinaan Mental Fungsi Komando

Selasa, 25 September 2018 | 4:42 pm
Reporter: Red
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 125

 

PALEMBANG SUMSEL, LintasPe-

Bertempat di Gedung Balai Prajurit Markas Korem 044/Gapo Jln. Jenderal Sudirman KM. 4,5 Palembang, puluhan prajurit dan PNS jajaran Korem 044/Gapo menerima pembekalan Pembinaan Mental (Bintal) Fungsi Komando dari Perwira Bintal Korem 044/Gapo, Senin (24/9/2018).

Perwira Seksi Personel (Pasipers) Korem 044/Gapo Mayor Inf Binsar Panjaitan saat membuka acara tersebut menyatakan bahwa, Bintal Fungsi Komando pada hakekatnya bertujuan untuk menyegarkan kembali dan memotivasi para prajurit dan PNS TNI agar tetap memiliki semangat dalam mengabdi, berkarir dan berkarya. “Selain itu diharapkan para prajurit dan PNS tetap berpedoman, patuh dan taat pada rambu-rambu yang telah ditetapkan. Dengan tetap berpijak pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri, guna meminimalisir pelanggaran yang dilakukan personel Korem 044/Gapo,” terang Mayor Binsar. 

Sementara itu, Pabintal Korem 044/Gapo Letda Inf H. Syamsul Rizal dalam ceramah Bintal Fungsi Komando menyampaikan materi “Upaya PKI dalam memutar balikkan fakta sejarah”. Materi ini disampaikan bertepatan dengan bulan September, dimana pada bulan tersebut bangsa Indonesia pernah mengalami sejarah kelam di tahun 1965 yaitu pengkhianatan G.30.S PKI, dan hingga sekarang faham komunisme dirasakan masih terus berkembang di Indonesia.

“Kekhawatiran negara akan bangkitnya kembali kekuatan lama yang pernah menusuk pemerintah dari belakang di tahun 1948 dan 1965 yaitu eks-PKI (Partai Komunis Indonesia) sangat beralasan sebab berbagai informasi yang didapatkan ternyata kelompok tersebut sering melakukan manuver yang nyaris tidak bisa dilihat gerakannya oleh pemerintah,” terangnya.

Selain itu, kelompok faham komunisme ini tidak segan melakukan infiltrasi ke kampus-kampus, masuk ke ormas kepemudaan lain untuk mempengaruhi dan menyaring para pemuda dijadikan kader, menerbitkan buku-buku tentang karl marxis, bahkan ada yang berusaha merubah kurikulum pendidikan untuk tidak memasukkan peristiwa-peristiwa sejarah kelam bangsa Indonesia. “Hal tersebut mereka lakukan guna merubah pemikiran generasi muda kita sejak di bangku pendidikan supaya melupakan peristiwa pemberontakan dan peristiwa sejarah kelam waktu itu, usaha-usaha itu mereka lakukan untuk memutar balikkan fakta sejarah,” tegas Pabintal.

“Untuk itu, marilah kita semua untuk dapat memberikan arahan pembinaan kepada prajurit, PNS beserta keluarganya dan masyarakat dilingkungannya agar dapat meluruskan dari pemutar balikkan sejarah G.30.S PKI dari fakta sejarah yang sebenarnya serta mencegah keterpengaruhan faham tersebut,” pungkas Letda Syamsul. (Red/Ril)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.