Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

58 Titik Karthulah di Pali, BPBD akan Bentuk Enam Desa Tangguh

Jumat, 6 April 2018 | 2:33 pm
Reporter: Suhardi
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 117

Kepala BPBD Junaidi Anuar, SE.M.Si saat dijumpai media ini diruang kerjanya, Jumat (6/4/2018).

Suasana Temu Ramah Kapolres Aceh Timur, Muspika Kecamatan Peureulak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Pemuda, di Aula Kecamatan Peureulak. Jumat (06/04/2018).

Foto bersama ketua Satgas Provinsi saat menyempatkan diri untuk berpatroli ke Desa Air Itam Kecamatan Penukal didampingi Kepala BPBD Junaidi Anuar, SE. M.Si. Kamis (5/4/2018).

PALI LintasPe – 

Untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthulah) diwilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjelang musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membentuk enam desa tangguh bencana dalam lingkup wilayah kecamatan yang ada dikabupaten PALI.

Kepala BPBD Junaidi Anuar mengatakan bahwa guna mengantisipasi bencana pihaknya akan membentuk desa tangguh dalam artian tangguh dalam menghadapi bencana, yang nantinya akan beri pelatihan-pelatihan, sehingga mereka mampu dalam upaya mengatasi bencana, baik itu banjir maupun kebakaran sebelum dapat bantuan.

“Untuk tahun ini, kita akan membentuk enam desa tangguh bencana di Kecamatan Tanah Abang, yakni Desa Tanah Abang utara, Desa Curup, Desa Sukarame, Desa Prabumenang, Desa Tempirai Induk, serta Desa Tempirai Timur, dan Insyaallah secara simbolis akan kita bentuk pada tanggal 10 April 2018 mendatang”, ungkapnya saat dijumpai media ini, Jumat (6/4/2018).

Dalam kesempatan itu, Junaidi menceritakan, kebetulan kemarin ada Danrem berkunjung ke Kabupaten PALI untuk meninjau Markas Koramil (Makorem), tetapi dikarenakan dia (red – Pak Danrem) ketua Satgas Provinsi menyempatkan diri untuk berpatroli sampai kedesa Air Itam Kecamatan Penukal, dan nantinya akan di pasang sepanduk larangan Karthula. 

Lebih lanjut, berdasarkan data tahun lalu, ada lima kecamatan di wilayah Kabupaten PALI ada 58 titik rawan bencana Karthula di desa, diantaranya Kecamatan Talang Ubi 17 desa, Kecamatan Tanah Abang 8 desa, Kecamatan Penukal 11 desa, Kecamatan Penukal Utara 14 desa, dan Kecamatan Abab 8 desa.

“Dalam hal ini, Kita segera membentuk posko induk banjir maupun Karthula diantaranya, di kantor BPBD, dan satu lagi di Desa Babat Kecamatan Penukal, kalaupun dipandang perlu kita akan menambah posko lagi, dan untuk sekarang kita sudah memiliki empat unit mesin pompa air dan secara mobile agar mudah dipergunakan”, terangnya.

Selain itu, Pihaknya akan melakukan himbauan sesuai surat bupati, terkhusus perusahaan perkebunan yang beroprasi diwilayah Kabupaten PALI agar mengambil langkah-langkah menyiapkan SDM, membuat kanal, serta menyiapkan peralatan – peralatan yang diperlukan.

“Kita juga berkoordinasi dengan masyarkat desa, Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Dinas Pertanian untuk membuat kelompok peduli api, terkhusus 58 desa tersebut”, pungkasnya. 

Junaidi berharap, pada musim kemarau, terkhusus menjelang Asian Games Kabupaten PALI, khususnya Provinsi Sumsel bebas Karthula (Zero asap) dan bagi masyarakat agar bisa bekerja sama agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, karena ini menyangkut nama Provinsi dan negara. (Suhardi).

 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.