Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kreatifitas Kerajinan tangan Akrilik Monte dan Pernak Pernik Para Guru Paud Kintana RT Peureulak Butuh Perhatian Pemerintah Dalam Pengembangannya

Sabtu, 26 Januari 2019 | 7:42 pm
Reporter: Muhammad Thaib
Posted by: redaksi
Dibaca: 179
Kreatifitas Kerajinan tangan Akrilik Monte dan Pernak Pernik Para Guru Paud Kintana RT Peureulak Butuh Perhatian Pemerintah Dalam Pengembangannya

Foto : Para Guru Paud Kintana dan Pimpinan Paud, Ibu Nuraini Ismail, saat memantau kerajinan tangan oleh ara guru Paud yakni kerajinan Akrilik dan Manik – manik di lokasi Paud Kintana Gampong Alue Dua Kecamatan Ranto Peureulak, Sabtu (26 Januari 2019)

Kreatifitas Kerajinan tangan Akrilik Monte dan Pernak Pernik Para Guru Paud Kintana RT Peureulak Butuh Perhatian Pemerintah Dalam Pengembangannya
Foto : Para Guru Paud Kintana dan Pimpinan Paud, Ibu Nuraini Ismail, saat memantau kerajinan tangan oleh ara guru Paud yakni kerajinan Akrilik dan Manik – manik di lokasi Paud Kintana Gampong Alue Dua Kecamatan Ranto Peureulak, Sabtu (26 Januari 2019)

Aceh Timur LintasPe-

Kreatifitas masyarakat dalam bentuk apa saja baik yang dilakukan secara person atau kelompok dalam kelembagaan sudah tentu pasti menjadi modal berenovasi secara inovatif dengan usaha mendayagunakan pemuikiran kemampuan, berbagai stimulant, imajinasi dan individu yang mengelilinginnya dalam menghasilkan produk baru baik bagi diri sendiri dan lingkungannya, sangatlah perlu menjadi perhatian  khusus Pemerintah  dalam mencapai tujuan pengembangannya secara  ekonomi di kalangan masyarakat.

Sejalan dengan program kementerian desa, di mana pengembangan kemandirian masyarakat desa dalam segala aktifitas meningkatnya ekonomi masyarakt sangat di harapkan, namun di lapangan kita masih banyak menemukan hal yang di sebutkan tadi belum menyentuh sasaran yang tertuju pada permasalahan tersebut.

Pantauan media LintasPe- Sabtu, ( 26 Januari 2019) di salahsatu Paud KINTANA Gampong Alue Dua Kecamatan Ranto Peureulak Aceh Timur, para guru – guru yang mengajar di Paud tersebut setelah selesai tugas mengajar mereka melakukan kegiatan rutin yakni kerajinan tangan Akrilik monte dan Manik – manik yang berwarnawarni di rangkai menjadi berbagai jenis Aksesoris kebutuhan baik untuk barang pajangan di rumah atau barang siap dipakai sebagai bawaan seperti jenis tas ibu – ibu.

Ada sekitar 10 orang guru Paud Kintana yang melakukan kegiatan kerajinan tangan di bawah bimbingan pimpinan Paud Ibu Nuraini Ismail sdah berjalan lebih kurang Lima tahun, dan menurut keterangannya bahan – bahan kerajinan tersebut sering di ikut sertakan pada ajang pameran pada HAI ( Hari Aksara Internasional di Beberapa Kabupaten / Kota di Provinsi Aceh mewakili dinas pendidikan Aceh Timur.

Kerajnan tangan yang dilakukan para guru Paud Kintana dilakukan sebagai mendapat tambahan penghasilan dikarenakan para guru – guru tersebut tidak berstatus PNS hanya guru bakti dan selama berlangsungnnya kerajinan ini semua kebutuhan alat dan bahan baku pada kerajinan tersebut adalah modal pribadi Ibu Nuraini Ismail sebagai pimpinan Pau dhal tersebut di jelaskan Ibu Nuraini padaMedia LintasPe-di lokasi Paud Kintana.

Saat ditanya mengenai bantuan pihak pemerintah Aceh Timur melalui dinas terkait atau pihak pemerintah desa dengan dana desa dengan program Bundes ( Badan Usaha Milik Desa ) di Kecamatan Ranto Panjang, Nuraini mejelaskan tidak pernah menerima bantuan tersebut terusterang kami disini modal ala kadarnya saja alias modal kemampuan sendiri, “ Kata Bu Nuraini,”

Bila dilihat dari bentuk kerajinan yang dilakukan para guru Paud tersebut bahan – bahan yang dibutuhkan sangat butuh biaya lebih untuk pengembangannya, sebab sudah banyak konsumen yang memesan dengan berbagai bentuk namun bahan baku masih sangat terbatas, sehingga sulit utk dapatberkembang, “ Katannya,”

Banyak jenis bentuk kerajinan yang dihasilkan para guru tersebut seperti, Gantungan Kunci, Tempat Tisu, Tas Ibu – Ibu, Keranjang Aqua, Rangakaian berbagai jenis bunga dan berbagai bentuk lainnya dengan harga yang sangat relative murah, “ Jelas Ibu Nuraini, pimpinan Paud Kintana Ranto Peureulak yang telah memiliki 100 orang anak – anak usia dini yang belajar di paud tersebut.( Muhammad Thaib)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.