Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Material Belum Sampai,Pembuatan IPAL Gampong Merandeh Terhenti

Minggu, 5 Januari 2020 | 9:16 pm
Reporter: M. Thaib
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 114
Photo pembangunan drama SPALD-T.

Photo pembangunan drama SPALD-T. Minggu, (05/01/2020)

Photo pembangunan drama SPALD-T.
Photo pembangunan drama SPALD-T. Minggu, (05/01/2020)

Langsa LintasPe –

Terhentinya Kegiatan Pelaksanaan Paket Pekerjaan pembangunan Sarana Sistim Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) berupa Instalasi Pengelola Air Limbah (IPAL) yang dikerjakan pihak Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Gampong Merandeh Kecamatan Langsa Lama yang bersumber dari Anggaran  pinjam (LOAN) dari Islamic Develoment Bank (IsDB) melalui Kemeterian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan nilai Anggaran 450. 000.000, pelaksanaanya telah 75% dikerjakan, masalah terhentinya pekerjaan tersebut dikarenakan bahan-bahan yang vital untuk mendukung terselesaikanya IPAL belum sampai dilokasi, padahal kita sudah memesannya, “Kata Misran, pada Media ini, Minggu, (05/01/2020) di Gampong Merandeh Langsa, Selaku Ketua KSM yang turut ambil andil pada kegiatan tersebut.

Misran juga menjelaskan, “bahwa paket kegiatan untuk kepentingan masyarakat di bangun oleh pemerintah untuk Gampong Merandeh karena Ianya telah menghibahkan lahan milik pribadinya agar pembangunan IPAL dapat di Bangun di Gampong Merandeh, jadi ini sekaligus menjelaskan adanya berita di media online, yang menyebutkan seakan pembangunan tersebut terbengkalai”. Ujar Misran.

Lanjut misran, “untuk dapat di ketahui bersama, paket pekerjaan tersebut sifatnya bukan tender, tapi Swakelola, dan untuk pencairan dananya harus disetujui oleh beberapa tandatangan pihak-pihak diantaranya, BKM, KSM dan UPL, setelah itu selesai baru turun satuan kerja (Satker) terkait untuk menilai sudah sampai ketahap mana, baru anggaran dilanjutkan, jadi bukan semudah yang di bayangkan seakan akan ada permainan dalam pekerjaan tersebut”.

“Bahan-bahan yang telah dipesan tapi belum sampai adalah meliputi, minhole penutup IPAL dan botol Aqua untuk alat penyaringan limbah, minhole di pesan di luar daerah lebih tepat nya di Solo Jawa Tengah, ini yang menjadi kendala untuk dapat dilanjutkan pekerjaan tersebut”. Terang nya.

Bila pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan perencanaan yang telah diteta pkan, menurutnya, kan sudah tentu ada pihak-pihak yang memiliki peran untuk mengevaluasi sekaligus mengaudit pelaksanaan kegiatan tersebut”. Tutup Misran (M. Thaib)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.