Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Tanamkan Kesadaran PSN, Dan Kebersihan Sejak Dini “Fogging Bukan Cara Efektif Memberantas Nyamuk”

Kamis, 1 Agustus 2019 | 7:30 pm
Reporter: Saumi
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 139
Sayet Ikhsan SKM Kasi P2PM didampinggi Sekretaris Dinkes Pidie Fauzi SKM MM. Kamis,

Sayet Ikhsan SKM Kasi P2PM didampinggi Sekretaris Dinkes Pidie Fauzi SKM MM. Kamis, (01/08/2019)

Sayet Ikhsan SKM Kasi P2PM didampinggi Sekretaris Dinkes Pidie Fauzi SKM MM. Kamis,
Sayet Ikhsan SKM Kasi P2PM didampinggi Sekretaris Dinkes Pidie Fauzi SKM MM. Kamis, (01/08/2019)

­

 

Sigli LintasPe –

Sejumlah upaya dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama masyarakat dalam pemberantasan nyamuk termasuk fogging alias pengasapan. Namun, ternyata kegiatan itu bukan  merupakan langkah yang tepat dalam memberantas sarang nyamuk.
“Fogging bukan cara yang efektif untuk memberantas,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Fauzi SKM MM. Pemberantasan sarang nyamuk efektif dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan mengawasi genangan air dilingkungan masyarakat. Jangan sampai kotor dan genangan air dibiarkan, karena itu jadi sarang nyamuk, akan menjadi tempat nyamuk demam berdarah dengue (DBD) bertelur.
Maka, hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan juga sumber daya serta peran pemantau jentik nyamuk (Jumantik) yang masih harus ditingkatkan. Jelasnya Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Fauzi SKM MM.
Usai fogging itu ada gas cair yang mengendap, bisa menganggu pernafasan dan juga bau. Serta biaya fogging itu mahal, “ya itu minset warga kalau di-fogging banyak asap-asap jadi tenang dan hilang nyamuknya padahal tidak seperti itu,” terang Sekretaris Dinkes Pidie .. 
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 30 Menit Jum’at bersih, seharusnya dijadikan kebiasaan dalam kehidupan masyarakat. “Sama seperti saat kita ingin makan, pasti kita ingat untuk cuci tangan dengan sabun. Nah, itu karena sudah ditanamkan dari kecil.
Tambahnya dengan menanamkan PSN sejak usia Sekolah Dasar (SD) dan pemamtauan jentik secara berkala melalui program satu rumah satu jumantik (G1R1J) akan terbangun kesadaran diri masyarakat,” Terangnya. Sayet Ikhsan SKM Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) yang didampinggi Sekretaris Dinkes Pidie Fauzi SKM MM. Berpesan tidak hanya rumah yang mendapatkan perhatian khusus kebersihan yang harus dilakukan masyarakat. Tempat lain seperti kantor dan juga sekolah perlu diperhatikan untuk menghindari terbentuknya sarang nyamuk.
Maka tidak perlu disuruh lagi nanti, pasti secara otomatis masyarakat akan membersihkan tempat tinggalnya agar bebas dari nyamuk. Menanamkan kesadaran akan kebersihan lingkungan sejak dini, harus dilakukan oleh beberapa sekolah. Nah, tanamkanlah kesadaran untuk menjaga kebersihan sejak dini untuk sebuah perubahan besar dimasa datang. (Saumi).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.