Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Asri Menang Sumsel I, Perda Pesta Malam di Muba Akan Dihapuskan

Senin, 26 Februari 2018 | 3:37 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 574

Suasana Kampanye Dialogis Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Nomor 2 Asri. Senin (26/02/2018)

Suasana Kampanye Dialogis Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Nomor 2 Asri. Senin (26/02/2018)

 

Sekayu Muba LintasPe-

Pasangan calon Gubernur Sumsel dan Calon Wakil Gubernur Sumsel, H. Saifudin Aswari dan H. M Irwansyah Sofyan Rebuin, S.Sos, M.si, yang di usung Partai Gerindra dan Partai PKS melakukan kampanye dialogis bersama mantan-mantan Kepala Desa yang ada di Kabuaten Muba, di rumah Angota DPRD Muba, Maulei Hafiz SH dijalan Sekayu – Muara Teladan Kelurahan Balai Agung. Senin (26/02/2018).

Dalam kampanye dialogis, mantan-mantan Kades yang hadir berjanji akan mendukung, membantu memenangkan Aswari – Irwansyah (Asri) untuk menjadi Sumsel I yaitu Gubernur Sumsel. “Mudah-mudahan akan kami bantu pak aswari untuk menang, dengan mengajak keluarga, kerabat, sanak saudara dan seluruh masyarakat Muba. Kami yakin kader dari Gerindra akan membangun Muba, kita rojong pak aswari bukan dengan kata-kata tapi dengan perbuatan”, ujarnya Henjamil Mantan Kades Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan dengan semangat.

Dalam kesempatan tersebut, Henjamil ingin menyampaikan uneg-unegnya bahwa ini diluar pembangunan tapi dalam kesenian, karena seni itu Indah, setiap manusia itu ada seni. “Kami disini tidak bisa berjoget pak, oleh karena musik atau pesta malam di Muba ini tidak dibolehkan lagi, sudah dihapuskan berlaku pada tanggal 1 April nanti. Kira nya nanti bapak aswari menjadi Sumsel I untuk dibukakan lagi hiburan malam, musik jangan ditinggalkan pak”, ungkapnya.

Sementara itu, Kades Jirak Kecamatan Sungai Keruh Margono menyampaikan bahwa masyarakat Muba menginginkan perubahan, katanya Kabupaten Muba ini Kaya Nomor 5, tetapi faktanya Kabupaten Muba ini listrik sering mati setiap harinya dan masih banyak jalan yang rusak hingga ke pelosok desa. “Kami cintai Dodi, ia tetap jadi Bupati Muba. Banyak janji nya untuk membangun Muba belum terealisasi, untuk itu dengan semangat kami jadikan Pak Aswari Sumsel I”, tambahnya.

Senada dengan Margono,  M. Amin Mantan Kades Sungai Angit Kecamatan Babat Toman menyampaikan bahwa pihaknya siap memenangkan Asri di Pilgub nanti. Ia berharap kepada Asri, insfrastruktur jalan dan listrik adalah hal yang pertama, jika jalan bagus, listrik tersaluri hingga pelosok desa maka rakyat sejahtera. “Selain itu, ini sangat penting tolong diingat pak, masyarakat tidak boleh membakar Lahan, kami minta solusi kalau bukan dengan membakar lalu dengan apa kami membuka lahan, tolong beri kami satu desa satu alat berat”, pintanya.

Menanggapi aspirasi itu, Bupati Lahat yang sudah menjabat dua periode ini mengatakan bahwa dirinya telah mendengar kemarin di pesta perkawinan di Bandar Jaya bahwa pesta malam tidak dibolehkan lagi. Menurutnya Pesta malam itu tidak usah dihapuskan, tapi ini mungkin ketakutan pemerintah adanya tindak kejahatan, peredaran narkoba dan lain-lain. “Insya allah, jika nanti saya menang, pesta malam tidak akan dihapuskan, karena itu kearifan lokal biarkan dia berjalan, yang penting aman tidak ada keributan”, ujarnya.

Lebih lanjut, di Muba ini harus rubah polanya, berhenti membangun gedung tetapi utamakan insfrastruktur jalan dan listrik, selesai listrik dan jalan baru yang lain. Menurutnya rumah Bupati, Gedung DPRD tak perlu bagus namun yang perlu adalah inginnya masyarakat, kesalahan pemimpin adalah membangun apa yang ia pikirkan bukan apa rakyat yang pikirkan, untu itu dirinya berusaha untuk amanah.

“Insya allah, akan dilakukan secara bertahap sampai 5 tahun akan terbenahi semua. Ya, saya yakin Dodi kedepan bisa membangun Muba lebih baik. Sayangi Dodi, kasih saya kesempatan menjadi Gubernur, saya asetnya Sumsel, sudah saya buktikan di Lahat, apa yang saya lakukan dilahat bisa saya lakukan di Sumsel”, pungkasnya.

Disampaikannya juga bahwa tidak mudah menjadi kades, Bupati dan Gubernur, pemimpin haruslah banyak berada ditempat, mendengarkan keluhan masyarakat dan tidak perlu berjanji banyak. “Saatnya berubah, sikap pemimpin nya dirubah, apabila pemimpin merakyat maka akan aspirasi akan tersalur dengan baik. Kalau bisa setelah dua periode ini kita naik kelas, Mudah-mudahan 2018 ini kita bisa mencapai cita-cita, cita-cita Prabowo untuk jadi Presiden 2019, dan berjuang bersama Asri di Nomor 2. Salam dua jari”, tuturnya. (WindaC)

 

 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.