Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Dua Buruh Bangunan Jembatan PT Pinago Utama Berakhir Dengan Tragis

Sabtu, 21 September 2019 | 9:08 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 9443

Dua orang ditemukan tewas diduga korban perampokan. Sabtu (21/09/2019)

Dua orang ditemukan tewas diduga korban perampokan. Sabtu (21/09/2019)
 
MUBA LINTASPE-
 
Tiga orang buruh bangunan jembatan milik PT Pinago Utama menjadi korban perampokan. Dua diantaranya berakhir dengan tragis. Sabtu (21/09/2019) 
 
Ketiga korban tersebut bernama Yulius Patra Kurniawan (35) Bin Dungcik, Tarmizi (35) Bin Ahmad Holid, dan Sayuti (61) Bin Dina yang merupakan warga Desa Rantau Sialang Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba.
 
Diketahui, sekira jam 02.30 wib di Devisi 1 Blok C 27 PT. Pinago Utama desa Sugi Waras Kecamatan Babat Toman, ketiga korban tersebut dirampok oleh 4 orang yang belum diketahui identitasnya.
 
Dimana para pelaku membawa 3 pucuk senpi lokal laras panjang dan 1 pucuk senpi lokal laras pendek, mendatangi camp tempat tinggal korban.
 
Lalu, tiba – tiba para pelaku langsung menembak korban Yulius yang sedang tidur, lalu menembak korban Tarmizi kemudian menembak korban Sayuti.
 
Akan tetapi, senjata tidak meledak ketika menembak Sayuti lalu para pelaku mengikat Sayuti dan menanyakan kunci sepeda motor dan uang. Dijawab oleh Sayuti disana semua, lalu pelaku membawa sepeda motor, HP dan dompet milik korban.
 
Setelah berhasil mengambil barang milik korban, para pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban Yulius dan Tarmizi dalam kondisi luka tembak dan korban Sayuti dalam posisi terikat.
 
Sayuti setelah berhasil melepaskan ikatan, korban menemui teman korban yang juga bekerja membuat jembatan namun lain lokasi kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Babat Toman. 
 
Akibat kejadian, korban Yulius mengalami luka tembak pada bagian bahu kanan tembus belakang 1 lubang, luka robek pada bagian dagu (meninggal dunia di TKP) dan korban Tarmizi mengalami luka tembak pada bagian dada 1 lubang, lengan sebelah kiri 1 lubang (meninggal dunia di TKP).
 
Kerugian materiil berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Bison1 unit, sepeda motor Yamaha Vega, 2 unit Hp, jam tangan, dompet, 1 buah senter dengan total kerugian ditaksir sekitar Rp. 30.000.000,-. Kasus ini sudah di tangani pihak polsek babat toman.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.