Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Dua Sosok Mayat Ditemukan Tergeletak Didalam Parit

Senin, 10 Juni 2019 | 5:35 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 3413

Dua orang ditemukan meninggal dunia di desa tanjung kerang babat supat. Senin (10/06/2019)

Dua orang ditemukan meninggal dunia di desa tanjung kerang babat supat. Senin (10/06/2019)

Dua orang ditemukan meninggal dunia di desa tanjung kerang babat supat. Senin (10/06/2019)

Dua orang ditemukan meninggal dunia di desa tanjung kerang babat supat. Senin (10/06/2019)

MUBA LINTASPE –

Dua sosok mayat di temukan tergeletak di dalam parit di kebun sawit Village III Desa tanjung kerang perbatasan Desa Gajah Muda Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kedua sosok mayat tersebut Raja Putra (18) Bin Irawan warga desa Gajah Muda Kecamatan Babat Supat, dan Aldi Apriyansah (15) Bin Suhar warga desa Gajah Muda Kecamatan Babat supat.

Berdasarkan visum sementara, Raja Putra (18) Bin Irawan mengalami luka memar di bagian muka, luka tusuk dada kiri sebanyak 5 lubang, luka tusuk lengan tangan kiri dan kanan , luka tusuk di punggung sebanyak 34 lubang.

Sedangkan Aldi Apriyansah (15) Bin Suhar mengalami luka tusuk dada kiri sebanyak 4 lubang , luka tusuk dada kanan sebanyak 5 lubang.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait ditemukannya dua orang ditemukan telah meninggal dunia, yang mana terdapat luka – luka dibagian tubuhnya korban. Senin (10/06/2019) pukul 09.00 wib.

Setelah mendapat informasi tersebut anggota Polsek Babat Supat langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), selanjutnya Kapolsek menguhubungi Kasat Reskrim kemudian Kasat Reskrim bersama anggota Identifikasi langsung ke TKP.

“Olah tempat kejadian perkara (TKP) sudah langsung kita laksanakan begitu mendapatkan laporan, beberapa saksi juga kita mintai keterangan atas peristiwa ini,” jelas Kapolres.

Yang jelas, sambungnya. Kasus ini akan kami selidiki dan dalami apakah kasus pembunuhan atau dibegal. Pihaknya berharap, semua pihak tetap menahan diri agar tidak memperkeruh suasana.

Kapolres pun mengimbau seluruh warga Muba khususnya Babat Supat untuk tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terprovokasi.

“Percayakan penyelesaian kasus ini ke kepolisian. Untuk para tokoh agama, tokoh masyarakat, mohon kiranya ikut menyejukkan situasi dan mengajak masyarakat tetap guyub, rukun, damai”, himbaunya.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.