Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Empat Tahanan Polsek Sekayu Serahkan Diri, Polisi Buru Dua Orang Lagi

Kamis, 5 Maret 2020 | 10:27 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 1842

Dua tahanan yang masih dalam pengejaran anggota Polisi. Kamis (05/03/2020)

Dua tahanan yang masih dalam pengejaran anggota Polisi. Kamis (05/03/2020)
 
MUBA LINTASPE-
 
Enam orang tahanan Polsek Sekayu Resor Musi Banyuasin (Muba) yang kabur dari ruang tahanan beberapa waktu yang lalu, Sabtu (29/02/2020) pukul 04.30 wib, empat orang sudah menyerahkan diri.
 
Empat orang yang menyerahkan diri tersebut, yakni Antoni menyerahkan diri pada hari Minggu tanggal 1 maret 2020 sekitar jam 16.00 wib, Rudi Hartono menyerahkan diri pada hari Senin tanggal 2 maret 2020 sekitar jam 11.30 wib, Een Saputra menyerahkan diri pada hari Selasa tanggal 3 maret 2020 sekitar jam 21.45 wib, dan Elvan menyerahkan diri pada hari Rabu tanggal 4 maret 2020 sekitar jam 16.00 wib. 
 
Dua orang lainnya masih dalam pengejaran anggota Polisi, yakni Dodi Irawan beralamat Dusun II Desa Tanjung Bali Kecamatan Batang Harileko, dan Untung Surapati beralamatkan Jalan Merdeka Lorong Aman Rt 05 Rw 02 Lingkungan II Kelurahan Balai Agung.
 
Keenam tahanan ini terjerat kasus pencurian dengan pemberatan 363 KUHP yang diduga sudah terbiasa / berpengalaman dalam menjebol rumah.
 
Kapolres Muba melalui Plt. Kapolsek Sekayu Iptu Adhe Nurdin menghimbau kepada masyarakat jika mengetahui keberadaan kedua tahanan diharapkan untuk segera menghubungi Polsek terdekat, atau call center 0813 6806 6678. 
“Kami juga menghimbau kepada keluarga tahanan yang kabur agar serahkan diri ke kantor Polisi terdekat, karena kami akan terus melakukan pengejaran kepada para pelaku”, himbau Kapolsek. Kamis (05/03/2020).
 
Untuk diketahui, kaburnya para tahanan tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 29 Februari 2020 sekira pukul 02.00 wib, Briptu Agam piket penjagaan Polsek Sekayu melakukan pengecekan tahanan dengan kondisi jumlah tahanan 9 (sembilan) orang, dengan posisi 3 orang di ruang tahanan I dan 6 orang di ruang tahanan II. 
 
Kemudian pada pukul 04.30 wib, Briptu Agam memeriksa kembali tahanan dan didapati pintu tahanan bagian luar dalam keadaan bengkok pada bagian bawah sedangkan gembok masih dalam keadaan terkunci. 
 
Setelah diperiksa ke dalam tahanan, ternyata pada ruang tahanan II yang ditempati 6 orang tahanan sudah tidak ada (melarikan diri).
 
Setelah diperiksa, didapati 1 besi terali dalam keadaan terbuka / bengkok yang dililit dengan kain basah. Adanya kayu yang digunakan oleh tananan untukk melarikan diri diduga dimasukkan kedalam sel tahanan oleh orang lain melalui pentilasi kamar mandi ruang tahanan.
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.