Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Guna Wujudkan Pembangunan Hijau, Pemkab Muba MoU Dengan WRI Indonesia

Rabu, 25 April 2018 | 4:02 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 151

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muba yang dalam hal ini di tandatangani oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi dan Direktur World Resource Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi mengenai pelaksanaaan pembangunan Hijau dan Inisiatif satu peta di Kabupaten Muba. Rabu (25/04/2018)

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muba yang dalam hal ini di tandatangani oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi dan Direktur World Resource Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi mengenai pelaksanaaan pembangunan Hijau dan Inisiatif satu peta di Kabupaten Muba. Rabu (25/04/2018)
 
Muba LintasPe-
 
Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memiliki visi dan misi pembangunan hijau menuju Muba Berjaya 2022 yang menitikberatkan pada komitmen untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) secara optimal dan bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan melalui tata kelola Pemerintah yang baik, yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Muba.
 
Mengingat hal ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengadakan rapat koordinasi mitra pembangunan hijau Muba dalam rangka mendukung percepatan kebijakan satu peta Kabupaten Muba, di ruang meeting Hotel Ranggonang Sekayu. Rabu (25/04/2018).
 
Dalam kesempatan tersebut, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muba yang dalam hal ini di tandatangani oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi dan Direktur World Resource Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi mengenai pelaksanaaan pembangunan Hijau dan Inisiatif satu peta di Kabupaten Muba, yang disaksikan oleh para Kepala Perangkat Daerah, dan para pimpinan mitra pembangunan dan Sahabat Muba dari Jakarta dan Provinsi Sumatera Selatan. 
 
Dalam sambutan Plt Bupati Muba yang diwakili oleh Kepala Bappeda M. Yusuf Amilin menyampaikan bahwa Pemkab Muba sebagai garda terdepan dalam percepatan pembangunan berkelanjutan (Green Growth Development) dan Kabupaten Lestari, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup.
 
“Percepatan ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri, karena banyaknya keterbatasan dan kemampuan yang kami miliki. Oleh karena itu, sangat diperlukan dukungan dan peran serta aktif semua mitra pembangunan sebagai penggerak utama untuk menghasilkan tata kelola lahan yang terintegrasi, akuntabel, inklusif, dan transparan melalui percepatan pelaksanaan kebijakan satu peta (KSP di Kabupaten Muba”, ungkapnya.
 
Sementara itu, Direktur Kampanye dan Riset Haki (Hutan Kita Institute) Adiosyafri mewakili mitra pembangunan mengucapkan terima kasih kepada Pemkan Muba yang telah berkolaburasi, bekerja sama dan mengimplementasikan berbagai kegiatan dengan rencana pembangunan Kabupaten Muba. 
 
“Dengan adanya kegiatan ini, kedepan akan lebih bersinergi lagi dengan harapan agar dapat mengintegrasikan apa yang dapat menjadi kebutuhan pembangunan Muba”, harapnya.
 
Dijelaskannya bahwa mitra pembangunan Muba ini merupakan lembaga atau organisasi non pemerintah yang memiliki berbagai program di Kabupaten Muba guna membantu pembangunan di Muba. Kehadirannya dapat membantu mewujudkan mimpi Muba salah satunya menjadi Kabupaten Lestari di Indonesia.
 
“Kami yakin dengan memiliki sumber daya dan kapasitas, pemerintah tentu dapat mempercepat pembangunan menuju Muba maju Berjaya. Dan kebersamaan ini tentu akan meringankan kita semua menjadi wujud nyata di hadapan dunia baik nasional maupun internasional. Kami berkomitmen dan siap untuk bersinegi, membantu dan mendukung semua kegiatan di Muba”, tegasnya. (WindaC)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.