Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Hasil Lelang Lebak Lebung Lampaui Target

Sabtu, 6 Januari 2018 | 9:59 pm
Reporter: Red. HMB)
Posted by: redaksi
Dibaca: 511

Oke. (salah satu tempat pelaksanaan lelang yaitu di kel kayuara, tepatnya di .. Hari ape ndo

red. Sekretaris PMD Ardiansyah.

red. Sekretaris DPMD Ardiansyah.

Sekayu Musi Banyuasin LintasPe –

Hasil lelang lebak lebung secara keseluruhan yang dilakukan di tahun 2017 untuk masa kepemilikan tahun 2018 melampaui target sebesar 12,5 persen. Bahkan jika dibandingkan dengan hasil lelang lebak lebung tahun 2016, tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Drs Habiburrahman, melalui Sekretaris, Ardiansyah SE MM, mengungkapkan jika hasil lelang lebak lebung tahun 2017 sebesar Rp 2.470.892.000. dari 11 Kecamatan yang melaksanakan lelang.

red.

 

“Sedangkan target nya Rp 2.200.000.000. artinya dari target yang di tentukan, realisasi jauh lebih tinggi atau melampaui target sebesar 12,5 persen. Sedangkan hasil tahun 2016 Rp 1.785.833.000”. Katanya.

Uang hasil lelang itu, sambungnya, sebesar 70 persen akan masuk ke kas desa, 20 persen kas daerah dan 10 persen untuk pelaksanaan lelang itu sendiri.

“Bagian desa sebesar 70 persen itu, nantinya akan digunakan untuk operasional kantor desa sebesar 35 persen, 10 untuk pendapatan kepala desa, 10 persen bagi perangkat dan 15 persen untuk BPD”. Paparnya.

 

red. Salah satu tempat pelaksanaan lelang yaitu di kel kayuara.

 

Lelang lebak lebung yang dilaksanakan setiap tahun itu merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari anak-anak sungai yang produktif yang bisa menghasilkan ikan bagi para pengemin nya.

“Secara tidak langsung lelang lebak lebung juga bisa meningkatkan perekonomian khususnya di desa atau kelurahan yang melaksanakan lelang. Karena selain menjadi mata pencaharaian bagi pemenang lelang selama setahun ke depan, hasil lelang nya pun ada yang kembali ke desa”.  Terangnya.

Setiap desa atau kelurahan memiliki jumlah sungai yang berbeda, dan menjadi tugas kepala desa atau lurah untuk mendata sungai-sungai yang masih produktif untuk dimasukkan ke dalam daftar lelang.

“Semakin banyak jumlah sungai, kemungkinan pendapatan akan semakin besar. Dan saya menghimbau kepada para pengemin agar memanfaatkan sungai sebagaimana mestinya sesuai dengan Paraturan Daerah (Perda) nomor 18 tahun 2005, serta tidak melakukan aktifitas yang bersifat merusak ekosistem makhluk hidup maupun lingkungan”. Imbuhnya.

Terpisah, salah satu pengemin sungai di Kelurahan Soak Baru, Irawan menuturkan jika mencari ikan di sungai merupakan satu-satunya mata pencaharian. “Sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami menjaga dan mengelolah sungai ini”. Pungkasnya. (red. Pan/ HMB)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.