Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Ini Dia Inovasi Desa Bukit Selabu

Kamis, 15 November 2018 | 9:01 am
Reporter: WindaJahri
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 170

Kantor Desa Bukit Selabu. Kamis (15/11/2018)

Ibu ibu Bukit Selabu sedang membuat kain jumputan. Kamis (15/11/2018)

Sircuit motor cros yang ada di desa bukit selabu. Kamis (15/11/2018)

Pembuatan Miniatur dari limbah kayu tembesu. Kamis (15/11/2018)

Gereja, tempat beribadah agama kristen. Kamis (15/11/2018)

Gerbang masuk desa bukit selabu. Kamis (15/11/2018)

Masjid, tempat beribadah agama islam. Kamis (15/11/2018)

Pura, tempat beribadah agama Hindu di Bukit Selabu. Kamis (15/11/2018)

 
MUBA SUMSEL, LintasPe-

Bursa Inovasi Desa merupakan produk Kementerian Negara Daerah Tertinggal untuk pembangunan di desa. 

Bursa Inovasi Desa tersebut ada tiga bidang yakni pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembangunan infrastruktur masyarakat yang ada di desa disesuaikan dengan dana desa.

Oleh karena itu para kades, BPD dan tokoh masyarakat diminta untuk memilih program yang akan dimasukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) dan RAPBDes.

Dimana, tujuan Bursa Inovasi Desa ini untuk memberdayakan dana desa agar lebih efektif dan manfaatnya dapat dinikmati masyarakat.

Dalam hal ini, Pemerintah Desa Bukit Selabu Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah melakukan program Bursa Inovasi Desa dengan berbagai macam inovasi seperti pembuatan miniatur dengan bahan limbah kayu tembesu, kain jumputan, motor cross dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, dana desa juga digunakan membangun infrastruktur jalan, gerbang masuk desa, tempat beribadah seperti masjid, pura dan gereja.

Terbukti, saat dijumpai awak media lintaspe sedang melakukan capturing atau mendokumentasi kegiatan inovasi di Desa tersebut dengan menghadirkan TA P3MD Kabupaten Muba yakni Edi Zulfan, Yudi Habibi, Eni Fitriana, dan TPID Kecamatan BHL yakni Asri Mulyadi selaku ketua, didampingi PLD (Pendamping Lokal Desa) Pratiwi dan Reni.

Kepala Desa Bukit Selabu, Agus Salim saat di jumpai awak media lintaspe menyampaikan bahwa pihaknya melakukan kegiatan capturing atau dokumentasi berbagai potensi desa yang sudah di kelolah, baik inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap potensi – potensi yang ada lewat pembangunan maupun kegiatan perorangan yang dilakukan masyarakat desa dalam rangka menambah penghasilan dan memperbaiki atau menjalankan roda perekonomian. 

“Inovasi desa ini sendiri adalah hal yang dilahirkan dari potensi desa. Dimana pemerintah desa harus mampu melihat dan memperhatikan apa potensi yang ada lalu pemerintah desa melakukan kegiatan Pembangunan maupun kegiatan – kegiatan pemberdayaan lainnya dalam rangka menciptakan inovasi sehingga potensi itu tergali dan PAD desa bertambah, dan juga inovasi perorangan dengan melihat potensi baik melihat dari dirinya sendiri maupun lingkungannya dengan melakukan inovasi dalam rangka memperbaiki atau mencari bahan pemasukan ekonomi keluarga”, terangnya.

Ia pun berharap instansi dan dinas terkait hendaknya mendukung inovasi – inovasi tersebut yang sesuai dengan inovasi yang muncul di desa tersebut. 

“Tidak hanya bukit selabu tapi untuk semua desa yang ada agar ada kesinergian dan ada kesepemahaman mengenai potensi ini, sehingga apa yang ada di UU desa dan tertitipkan dalam dana desa itu bisa tercapai sehingga desa betul – betul membangun untuk dirinya sendiri, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Untuk Indonesia”, ucapnya. (Winda dan Jahri)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.