Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Junaidi Anwar, SE. M.Si : COVID-19 Merupakan Urusan Bersama, PALI Zona Hijau

Sabtu, 9 Mei 2020 | 11:12 am
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 343
Junaidi Anwar SE. M.Si Ketua Tim Gugus Tugas PP COVID-19 Kab. PALI, Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya

Junaidi Anwar SE. M.Si Ketua Tim Gugus Tugas PP COVID-19 Kab. PALI, Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya (08/05/2020)

Junaidi Anuar SE. M.Si Ketua Tim Gugus Tugas PP COVID-19 Kab. PALI, Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya
Junaidi Anuar SE. M.Si, Ketua Tim Gugus Tugas PP COVID-19 Kab. PALI, Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya (08/05/2020)

 

Pali LintasPe –

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat jumlah peningkatan kasus sembuh COVID-19 per hari ini Jumat (8/5) pukul 12.00 WIB menjadi 2.494 setelah ada penambahan sebanyak 113 orang.

“Kasus sembuh bertambah 113 orang sehingga total menjadi 2.494 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (8/5). (Dikutip dari laman resmi covid19.go.id.

Untuk jumlah orang dalam pemantauan di Indonesia (ODP) menjadi 244.480 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 29.087 orang. Pasien positif 13.112 orang, sembuh 2.494 orang, meninggal 943 orang per 8 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 356 kabupaten / kota di Tanah Air.

Sementara kasus COVID-19 Sumsel per 8 Mei ODP 1.234 orang, PDP 154 orang, positif mencapai 227 orang, sembuh 49 orang dan meninggal 8 orang, tersebar di Kota Palembang (zona merah) dengan 127 kasus, lubuk Linggau (zona merah), 23 kasus, Prabumulih (zona merah) 12 kasus, dan OKU (zona merah) 11 kasus.

Banyuasin (zona kuning) 14 kasus, Kabupaten Ogan Ilir (zona kuning) 8 kasus, Musi Rawas 3 kasus, Muara Enim 3 kasus, Lahat 1 kasus, Pagaralam 1 kasus, Muratara 2 kasus, dan OKU Timur 1 kasus dari luar Sumsel 9 kasus namun dirawat di Sumsel.

Untuk Zona hijau Kabupaten PALI, OKU Selatan, dan Empat Lawang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kab. PALI Junaidi Anuar SE, M.Si saat di konfirmasi awak media @lintasperistiwa di ruang kerjanya menyatakan bersyukur karena PALI masih Zona Hijau namun tetap antisipasi.

“Alhamdulillah Kab. PALI yang kita cintai ini masih Zona Hijau tapi kita jangan bangga dan sampai lengah karena wabah COVID-19 belum berakhir dan PALI sudah di kepung Zona Merah dan Kuning, namun di setiap pintu masuk utama kabupaten di jaga selama 24 jam oleh tim Gugus Tugas COVID-19”, ujar Junaidi Anuar SE, M.Si.

Bencana (wabah COVID-19) merupakan urusan bersama (pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha) sesuai dengan amanat undang-undang no. 12 tahun 2007, Junaidi Anuar SE, M.Si yang menjabat pula Kadin BPBD Kab. PALI, meminta semua pihak terlibat dalam penanganan dan terdampak COVID-19 di Kab. PALI.

“Sesuai dengan amanat Undang-Undang no.12 tahun 2007, wabah COVID-19 ini merupakan bencana bersama maka dari ini, mari bersama kita bersinergi perangi COVID-19, dan antisipasi wabah ini jangan sampai masuk ke PALI”, ajak Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan COVID-19 Kab. PALI.

Adapun bentuk kepedulian pelaku usaha (perusahaan) yang ada di Kab. PALI guna antisipasi COVID-19 dengan memberikan bantuan baik berupa alat kesehatan (alat pelindung diri dan masker) serta sembako untuk di bagikan kepada masyarakat yang terkena dampak.

Menurut data yang di terima awak media di kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. PALI yang merupakan kantor pusat penanganan COVID-19 di Kab. PALI, beberapa Perusahaan yang memberikan bantuan sumbangan antara lain.

Bank Sumsel Babel Cab. Pendopo menyumbang sebanyak 90 paket sembako, PT. Pertamina EP memberikan Tedmon dan APD, Bank Mandiri Cab. Pendopo 24 paket sembako, BRI Cabang Pendopo 50 paket sembako dan APD, PT. EPI 1.000 paket sembako, PT. MHP masker kain 250 buah, sabun cair 42 bungkus, wipol 4 bungkus, bayclin 1 botol, adapun PT. Swarnadipa Dermaga Jaya memberikan bantuan berupa sembako 100 paket, Hand Sanitizer 5 liter, sabun cair 20 liter, Disenfektan 10 liter dan sarung tangan karet 4 box.

“Selain perusahaan yang ada di Kab. PALI bantuan banyak pula yang datang baik dari pribadi maupun komunitas masyarakat yang peduli akan Penangulangan COVID-19, untuk sembako kita serahkan ke pihak Dinas Sosial Kab. PALI karena mereka yang lebih kompeten membagikannya kepada masyarakat”, ungkap Juanidi Anuar SE. M.Si yang menjabat pula Kadin BPBD Kab. PALI.

Dalam kesempatan ini Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kab. PALI mengajak semua pihak termasuk masyarakat bila keluar rumah memakai masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta jangan bepergian ke daerah yang sudah terpapar COVID-19.

“Mari kita pertahankan PALI tetap Zona Hijau meskipun terkurung Zona Merah dan Kuning dengan menjaga kebersihan diri serta lingkungan, memakai masker bila keluar rumah dan jangan bepergian ke tempat atau daerah yang sudah terpapar COVID-19 dan semoga wabah COVID-19 ini berakhir serta mengharapkan semua pihak berperan aktif (perusahaan, masyarakat) memberikan bantuan guna antisipasi COVID-19 apalagi Ini bulan suci romadhon Ini kesempatan untuk berbagi dengan harapan menjadi barokah dan menjadi ladang amal ibadah kita semua”, harap Junaidi Anuar SE, M.Si (08/05/2020).(Hendri Irdianto, SH)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.