Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kapolres Muba Apresiasi Program Sinar Mang PDK

Rabu, 22 Juli 2020 | 4:56 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Winda Camelia
Dibaca: 234
Suasana launching mobil sinar mang PDK di Mapolres Muba. Rabu (22/07/2020)

Suasana launching mobil sinar mang PDK di Mapolres Muba. Rabu (22/07/2020)

Suasana launching mobil sinar mang PDK di Mapolres Muba. Rabu (22/07/2020)
Suasana launching mobil sinar mang PDK di Mapolres Muba. Rabu (22/07/2020)
 
 

MUBA SUMSEL LINTASPERTIWA.COM –

Mengingat tingginya penggunaan narkoba di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang mana saat ini sudah merambah sampai instansi-instansi maupun aparat hukum yang ada di Kabupaten Muba khususnya dan umumnya di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kasat Narkoba Polres Muba membuat terobosan kreatif yakni Program Sinar Mang PDK (Polisi Dulur Kito)
 
Untuk itu, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.Ik memberikan apresiasi kepada Kasat Narkoba AKP Dedi Haryanto SH atas hasil kerja kerasnya memodifikasi mobil bekas dari shabara untuk di jadikan kendaraan sosialisasi narkoba dengan biaya yang seadanya.
 
“Ini perlu kita apresiasi kepada Kasat narkoba dibantu oleh seluruh jajaran sehingga punya hidup kreatif untuk bener-bener memberantas perdagangan narkoba di Kabupaten Musi Banyuasin”, ucapnya saat melauching mobil sinar Mang PDK di Mapolres Muba. Rabu (22/07/2020)
 
Dengan adanya mobil Sinar (Sosialisasi Narkoba) ini, adalah bagian dari upaya pencegahan agar bisa mengurangi angka penggunaan narkoba di Kabupaten Musi Banyuasin.
 
“Ya, kita bukan hanya melaksanakan kegiatan represif penegakan hukum menangkap para bandar-  bandar narkoba maupun pengguna narkoba tapi juga kita melakukan upaya pencegahan masyarakat yang ingin rehabilitasi akibat terkena dampak dari pengaruh narkoba ini”, tambah Kapolres.
 
Diceritakan Kapolres terkait program mang PDK Zero, Kapolda Sumsel memberikan ampunan atau pengampunan dosa terhadap seluruh jajaran Polda Sumsel yang anggota pernah menggunakan narkoba untuk dilakukan upaya bertobat dan tidak mengulangi perbuatannya, dengan cara memberikan kegiatan-kegiatan agama yang bisa berfaedah kepada anggota tersebut.
 
“Apabila anggota masih mengulangi perbuatannya lagi, jangan salah kan pimpinan jikadiberikan tindakan keras karena sudah diberikan pengampunan dosa”, tegas Yudhi.
 
Hal ini juga, sambungnya. Bisa dilakukan oleh instansi – instansi lain dan masyarakat lainnya apabila mereka mau mengaku jujur terhadap apa yang pernah mereka lakukan terhadap penggunaan narkoba ini sehingga bisa dilakukan pembinaan dengan cara rehabilitasi.
 
“Segera melaporkan langsung ke Polres melalui Kasat Narkova atau mendatangi Polsek – Polsek terdekat  untuk minta di rehabilitasi terhadap masyarakat yang terpengaruh penggunaan narkoba”, pintanya.
 
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.