Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kapolres Muba Himbau Pelaku Pembunuhan Buruh Bangunan Untuk Serahkan Diri

Kamis, 3 Oktober 2019 | 6:55 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 368

Suasana konferensi pers di halaman Mapolres Muba. Kemarin (02/10/2019)

Suasana konferensi pers di halaman Mapolres Muba. Kemarin (02/10/2019)
 
MUBA LINTASPE – 
 
Setelah Panji (19), Ario (23) pelaku pembunuhan buruh bangunan jembatan PT Pinago Utama juga menyerahkan diri ke Mapolsek Babat Toman.
 
Dalam hal ini, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.Ik menghimbau kepada para pelaku lain agar secepatnya menyerahkan diri.
 
“Karena pihak kepolisian dalam hal ini terus melakukan pengejaran, dan apabila para pelaku lainnya masih tidak mau menyerahkan diri, maka mungkin untuk konferensi pers berikutnya akan kita adakan di RS Bhayangkara Palembang”, ujar Kapolres pada Konferensi Pers di halaman Mapolres Muba. Kemarin (03/10/2019)
 
Diceritakan nya bahwa peran dari masing – masing pelaku ialah AM eksekutor penembakan dan yang membawa senpira adalah S, AS, AM sedangkan tersangka Panji membawa sebilah parang serta Ario berperan mengantarkan para pelaku ke TKP dengan menggunakan perahu kecil (ketek), untuk panji dan Ario saat di TKP menghadang korban dari sebelah kanan tenda.
 
“Nazirin (31) dikenakan pasal 480 KUHPidana, Panji (19) dan Ario (23) dikenakan pasal 365 KUHPidana”, ungkap Pinem.
 
Diketahui, sebelumnya di Devisi 1 Blok C 27 PT. Pinago Utama desa Sugi Waras Kec. Babat Toman telah terjadi curas yang dilakukan oleh para pelaku terhadap korban Yulius Patra Kurniawan (35), Tarmizi (35) dan Sayuti (61), warga Desa Rantau Sialang Kecamatan Sungai Keruh di rampok oleh para pelaku dengan membawa 3 pucuk senpira laras panjang dan 1 pucuk senpira laras pendek mendatangi camp tempat tinggal korban dimana para korban sedang membangun jembatan milik PT. Pinago Utama desa Sugi Waras Kec. Babat Toman.
 
“Setibanya di TKP para pelaku langsung menembak korban Yulius dan Tarmizi sedang tidur, kemudian menembak Sayuti namun senjata tidak meledak, lalu para pelaku mengikat korban Sayuti lalu menanyakan kunci sepeda motor, setelah mendapatkan apa yang para pelaku inginkan kemudian pelaku membawa sepeda motor, HP dan dompet milik korban dengan kerugian ditaksir Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah), lalu para pelaku melarikan diri”, terang Kapolsek.
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.