Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kapolres Muba; Sebarkan Berita Hoax Akan Terkena UU ITE

Sabtu, 18 Mei 2019 | 4:43 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 195

Suasana forum group discusion di mako polres muba. Kamis (16/05/2019)

Suasana forum group discusion di mako polres muba. Kamis (16/05/2019)

 
 
MUBA LINTASPE – 
 
Polres Muba menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Landasan Hukum Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum”, diruang aula alex noerdin Mako Polres Muba. Kamis (16/05/2019) pukul 16.30 wib.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE,MM, Dandim 0401/Muba Letkol Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani S.Sos, Komisioner KPU Kab. Muba, Komisioner Bawaslu Muba, Ketua Pengadilan Agama Muba Saifulla Anshari S. Ag M. Ag PJU Polres Muba, Ketua FKUB Muba Drs. H Ahmad Yani M.M, para Toga, Tomas, Todat, serta Perwakilan Organisasi mahasiswa.
 
Acara dibuka dengan sambutan Kapolres Muba, Ia mengatakan bahwa bahwa dalam menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga Negara karena telah diatur dalam Undang-Undang, dijaman milenial ini bisa juga menyampaikan nya di media sosial.
 
“Namun perlu di ingat bahwa kita harus pandai dalam bermedia sosial karena di jaman sekarang ini banyak di temukan dan bahkan telah kita lihat sendiri berbagai konten-konten yang tidak benar atau yg sering di sebut dengan (HOAX) beredar di dunia maya”, ucap Kapolres
 
Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat jika mendapatkan informasi dari media sosial kiranya lebih baik disaring dahulu dan dicari tahu terlebih dahulu kebenaran info tersebut, sebelum di share, karena jika sampai kita juga turut menyebarkan berita tidak benar, berita bohong (HOAX) akan terkena UU ITE.
 
Dalam acara tersebut ada 3 (tiga) Pembicara berkesempatan pertama yaitu Kasat Reskrim Polres Muba AKP Delli SH. MH, Ia menyampaikan bahwa  di Negara Indonesia, ada Undang-undang yang mengatur kemerdekaan mengemukakan pendapat antara lain diatur dengan Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum atau di hadapan orang banyak termasuk tempat yang dapat didatangi dan/atau dilihat setiap orang.
 
Kasat Intelkam Polres Muba AKP Handryanto ,SH selaku pembicara kedua menambahkan terkait dengan menyampaikan pendapat dimuka umum pihak kepolisian pasti mengeluarkan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan), surat ini biasanya diterbitkan dari pihak kepolisian jika telah menerima surat pemberitahuan dari masyarakat yang ingin akan melakukan kegiatan aksi damai menyampaikan pendapat dimuka umum.
 
Selaku pembicara ketiga Ketua FKUB Muba Bpk Drs. H Ahmad Yani, M.M yang menerangkan bahwa penyampaian pendapat menurut islam “Nabi Muhammad SAW sebagai qudwah hasanah (teladan) telah memberikan solusi terbaik bagi umatnya untuk berekspresi menyampaikan argumen, kritik maupun saran terhadap orang lain. Tentu sebagai umat Muhammad kita selayaknya meniru dan mempraktikkan keindahan akhlak yang telah dicontohkan oleh beliau.
 
“Keindahan akhlak beliau tentang etika menyampaikan pendapat bisa kita temukan dalam beberapa literatur hadits. Salah satunya dalam sebuah hadits yang terdapat dalam Kitab Sahih Muslim karya Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi”, ujarnya.
 
Kapolres juga menambahkan “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di kabupaten Musi Banyuasin bahwa boleh menyampaikan pendapat karena itu adalah hak masing-masing Warga Negara namun tidak diluar jalur yang telah di tetapkan oleh Undang-Undang, karna Negara kita adalah Negara Hukum”, tegasnya.
 
Kegiatan ditutup dengan Buka bersama dengan para Toga, Tomas, Todat, serta Perwakilan Organisasi mahasiswa.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.