Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kegiatan Non Fisik TMMD Tak Kalah Penting

Rabu, 10 Juli 2019 | 8:00 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 172

Suasana Upacara pembukaan TMMD di desa Bukit sejahtera. Rabu (10/07)

Suasana Upacara pembukaan TMMD di desa Bukit sejahtera. Rabu (10/07)
MUBA LINTASPE-

 
Melalui TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan fisik. Tak kalah penting, pembangunan non fisik juga sangat di perlukan hingga ke pelosok desa. Demikian di sampaikan oleh Bupati Muba H. Dodi Reza Alex Noerdin saat di wawancarai usai melaksanakan upacara pembukaan TMMD di desa bukit sejahtera kecamatan batang hari leko. Rabu (10/07/2019)
 
“Dari TMMD ini, bukan hanya kegiatan fisik ditingkatkan tapi kegiatan non fisik juga. Karena dibeberapa kecamatan mungkin ada yang rentan bahaya narkoba atau bahaya radikalisme, serta bahaya persatuan dan kesatuan bangsa. Tentu saya akan tingkatkan kualitas, bukan hanya kuantitas”, ucap orang nomor satu di Muba ini. 
 
Dijelaskannya, TMMD ini sebagai bukti manunggal antara TNI, masyarakat dan Pemda. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pembangunan insfrastruktur sampai ke pelosok – pelosok.
 
“Alhamdulillah atas berkat kerja sama dengan baik ini, dengan kodim 0401/ Muba, Korem 044/Gapo, maka TMMD ini bisa terlaksana”, ucapnya.
 
Menurutnya, TMMD ini luar biasa, karena hanya dilaksanakan di Kodim 0401/Muba khusus di wilayah Korem 044/Gapo.
 
Sementata itu, Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, dirinya sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Bupati Muba bahwa kegiatan fisik itu penting, akan tetapi kegiatan non fisik akan lebih penting. 
 
“Kalau kegiatan fisik sebenarnya tinggal kita serahkan ke Dinas Pekerjaan Umum, pasti selesai pengerjaannya. Tetapi non fisik ini yang mau kita sentuh kepada masyarakat anak – anak muda generasi penerus dan hal yang harus kita berdayakan kepada mereka, agar tidak berpengaruh hal – hal yang negatif yang merusak generasi muda khususnya”, tutur Danrem.
 
Danrem berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal dengan waktu yang tersedia bisa selesai. “Ya, harapannya bisa selesai dan bisa overprestasi. Kita upayakan maksimal”, ucapnya dengan tegas.
 
Dikatakannya, kegiatan fisik ini dikerjakan dengan masyarakat, bukan TNI sendiri. “Inilah dinamakan TMMD, karena dikerjakan oleh masyarakat dengan unsur yang lain. Dimana anggota TNI tinggal di tempat – tempat masyarakat, tinggal disitu, uang makannya dikasihkan kepada masyarakat sehingga TNI menyatu dengan masyarakat. Syukur – syukur nanti ada yang dapat jodoh. Itu lebih manunggal sekali. Yang penting positif. Tentu harus kita dukung”, terangnya. 
 
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.