Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kini, Warga Perumahan Becak Punya Legalitas

Selasa, 8 Januari 2019 | 2:45 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 253

Suasana penyerahan sertifikat tanah dan bangunan warga Perumahan Serasan Jaya di audotorium Pemkab Muba. Selasa (08/01/2019).

Suasana penyerahan sertifikat tanah dan bangunan warga Perumahan Serasan Jaya di audotorium Pemkab Muba. Selasa (08/01/2019).

Suasana penyerahan sertifikat tanah dan bangunan warga Perumahan Serasan Jaya di audotorium Pemkab Muba. Selasa (08/01/2019).

Suasana penyerahan sertifikat tanah dan bangunan warga Perumahan Serasan Jaya di audotorium Pemkab Muba. Selasa (08/01/2019).

Muba Sumsel LintasPe-

Secara resmi Bupati Musi Banyuasin (Muba) menyerahkan 50 persil surat perumahan hak kepemilikan atas tanah dan rumah warga Perumahan Serasan Jaya di audotorium Pemkab Muba. Selasa (08/01/2019).

 
Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan sejak tahun 1996, kini Perumahan serasan jaya yang selama ini di kenal dengan Perumahan Becak sudah mempunyai legalitas.
 
Kurang lebih selama 23 tahun, telah diadakan rapat sebanyak 21 kali untuk melakukan penyelesaian status kepemilihan lahan yang mereka tempati.
 
Perumahan yang terletak di Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu ini rata – rata telah ditempati penghuni penerusnya. 
 
“Warga yang hadir disini bukan penghuni pertama tapi rata – rata penerus dari pada penghuni yang pertama”, ungkap Sekda Drs. H. Apriyadi M.Si dalam laporannya.
 
Ditahun 2009, diceritakannya. Terjadinya penyerahan koordinator kredit perumahan dengan Koperasi Harapan Jaya yang dikelolah oleh PNS Pemkab Muba. 
 
“Ditahun 2016, warga prumahan becak ini melakukan curhat dengan pemkab muba dalam rangka penyelesaian surat rumah yang mereka miliki, karena urusan sudah selesai tetapi mereka tidak punya legalitas dari status kepemilikan”, terangnya.
 
Selanjutnya, Pemkab Muba melakukan rapat untuk menemukan titik – titik permasalahan untuk menyelesaikan aset pemerintah menjadi hak resmi milik masyarakat. Pada tahun 2017, pihak koperasi harapan jaya membuat surat yang ditujukan kepada bupati dan wakil bupati untuk menyelesaikan yang ada. 
 
“Alhamdulillah pada tanggal 12 Desember 2018, Tapem melakukan koordinasi dengan semua pihak baik itu BPKAD, Kecamatan, Kelurahan, BPN dan TU Tata Ruang terpetakan lah 50 persil sertifikat hak rumah yang bisa di sertifikatkan dengan luas tanah 351,3 m3 yang disertifikatkan. Namun, lahan tersebut masih ada pemilik pemkab yg statusnya akan di serahkan untuk fasilitas umum, bukan dimiliki oleh orang perorang”, ucap Sekda.
 
Sementara itu, Bupati Muba H. Dodi Reza Alex Noerdin dalam sambutannya menambahkan bahwa ini merupakan program pemerintah yang selalu di dorong oleh Bapak Presiden Joko Widodo atas sertifikat dari tanah milik warga. 
 
“Ini akan menjadi menjadi contoh, bagaimana Pemkab Muba bekerja sama dengan BPN yang memperjuangkan dan memberikan kepastian hukum atas bukti kepemilikan atas tanah dan bangunan”, ujarnya.
 
Terima kasih, ucapnya. Kepada berbagaia pihak yang telah bekerja siang malam, elama 23 tahun biar lama yang penting beres. 
 
“Sertifikat ini tentu untuk dijaga dan disimpang dengan baik, karena itulah bukti kepemilikan yang bapak ibu tempati. Silah kan saja jika sertifikat ini mau disekolahkan, asal di gunakan untuk yang produkstif, modal berdagang, investasi, atau untuk keperluan anak sekolah”, pungkas orang nomor 1 diMuba. (WindaC)
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.