Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Koramil 402-05/Muara Kuang Gelar Sosialisasi Karhutbunlah di Kelurahan Muara Kuang

Jumat, 10 Mei 2019 | 7:05 pm
Reporter: red.rill.penremgapo
Posted by: redaksi
Dibaca: 87
Koramil 402-05/Muara Kuang gelar Sosialisasi Karhutbunla di Kel. Muara Kuang, Kec. Muara Kuang, Kab. OI,

Koramil 402-05/Muara Kuang gelar Sosialisasi Karhutbunla di Kel. Muara Kuang, Kec. Muara Kuang, Kab. OI, Jum’at (10/5/2019).

Koramil 402-05/Muara Kuang gelar Sosialisasi Karhutbunla di Kel. Muara Kuang, Kec. Muara Kuang, Kab. OI,
Koramil 402-05/Muara Kuang gelar Sosialisasi Karhutbunla di Kel. Muara Kuang, Kec. Muara Kuang, Kab. OI, Jum’at (10/5/2019).

 

Penrem 044/Gapo, 10  Mei  2019

Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI melalui Komando Rayon Militer (Koramil) 402-05/Muara Kuang menggelar Sosialisasi Karhutbunla di Kelurahan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Jum’at (10/5/2019).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Koramil (Danramil) 402-05/Muara Kuang, Kapten Inf S.Simanjuntak diikuti anggota Babinsa dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Muara Kuang.

Danramil Muara Kuang, Kapten Inf S.Simanjuntak dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan, mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau. “Ini kita lakukan terus menerus karena saat ini sudah memasuki musim kemarau di wilayah OI dan sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Danramil.

Lanjut Danramil, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Dampak negatif dari kebakaran hutan dan lahan adalah timbulnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan berlanjut kena penyakit paru-paru, kemudian mata menjadi berlinang-linang /pedih tidak jelas melihat. Kondisi udara menjadi tidak sehat,” jelas Kapten Simanjuntak.

Dirinya berharap masyarakat dapat menerima solusi yang ditawarkan yaitu apabila membuka lahan jangan dengan membakar dan apabila membakar dilakukan dengan cara menumpukan sampah pada satu tempat sedikit demi sedikit sehingga dapat dengan mudah dilakukan pengawasan, dan apabila terjadi kebakaran dapat segera diatasi.

“Saya berharap masukan ini dapat diterima masyarakat, semoga kedepannya tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan atau paling tidak dapat kita minimalisir kejadian tersebut,” tandasnya.(red.rill.penremgapo)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.