Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kurangi Tingkat Pengangguran, Disnakertrans Muba Bekali Keterampilan Kepada Masyarakat

Kamis, 6 September 2018 | 1:04 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 228

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muba, Ir Zulfakar M. Si sedang memberikan sambutan di UPTD BLK Sekayu Jalan Kolonel Wahid Udin Lingkungan II Kelurahan Kayuara. Kamis (06/09/2018).

Suasana pembukaan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD BLK Sekayu Jalan Kolonel Wahid Udin Lingkungan II Kelurahan Kayuara. Kamis (06/09/2018).

Muba Sumsel LintasPe-
 
Diera millenial ini, dunia berubah begitu cepat, persaingan terjadi dimana-mana. Bahkan untuk masuk ke dunia kerja saja  dihadapkan pada iklim kompetisi yang ketat, tinggi nya kompetisi ini menuntut setiap individu menyiapkan diri. Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muba kembali melaksanakan berbagai pelatihan berbasis kompetensi guna membekali masyarakat Muba untuk memasuki dunia kerja dan wirausahaan.
 
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muba, Ir Zulfakar M. Si di UPTD Balai Latihan Kerja Sekayu Jalan Kolonel Wahid Udin Lingkungan II Kelurahan Kayuara. Kamis (06/09/2018).
 
Dalam laporan kepala UPTD BLK Watijak SH menyampaikan bahwa program kegiatan yang dilaksanakan ini adalah pelatihan berbasis kompetensi (PBK) Program Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas (PKTKP), berdasarkan DIPA Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang tahun 2018 Nomor : 026.13.2.426531/2018 tanggal 5 Desember 2017, 
dengan 
 
“Diadakannya pelatihan ini guna untuk melatih peserta angkatan muda agar mempunyai keterampilan di bidangnya, dengan tujuan menciptakan angkatan muda terdidik yang kompeten sehingga mampu bersaing dalam persaingan global serta mempunyai keahlian dibidangnya”, terang Watijak.
 
Peserta pelatihan, sambungnya. Berasal dari para pencari kerja dalam wilayah kabupaten Muba yang berjumlah 48 peserta, dengan rincian kejuruan operator basic office sebanyak 16 orang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 12 orang perempuan, kejuruan operator menjahit pakaian dasar sebanyak 16 orang perempuan, dan kejuruan tata rias rambut sebanyak 16 orang terdiri dari 2 orang laki laki dan 14 orang perempuan.
 
“Untuk kejuruan operator basic office dan tata rias rambut masing – masing sebanyak 200 jam pelajaran selama 25 hari dari tanggal 10 September sampai dengan 09 Oktober 2018. Sedangkan kejuruan operator menjahit pakaian dasar sebanyak 320 jam pelajaran selama 40 hari dari tanggal 10 September sampai dengan 26 Oktober 2018”, bebernya.
 
Watijak menambahkan, bagi yang berhasil dalam evaluasi akan diberikan sertifikat pelatihan dan akan dilakukan Uji Kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BBPLK Serang untuk kejuruan operator basic office dan operator menjahit pakaian dasar sedangkan untuk kejuruan tata rias rambut tidak dilakukan uji kompetensi. 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muba, Ir Zulfakar M. Si dalam sambutan nya menyampaikan bahwa Pemerintah kabupaten Muba senantiasa berinovasi demi terwujud Sumber Daya Manusia yang unggul, memberikan dorongan dan dukungan kepada masyarakat Muba yang handal di masa yang akan datang.
 
“Dengan adanya keahlian keterampilan ini, masyarakat Muba ini bisa berkompetisi mengurangi pengangguran di Muba. Karena pengangguran di Muba ini cukup tinggi sebanyak 5,1 % sekitar 15 ribu jiwa, sedangkan Nasional juga sebanyak 5,1 % sekitar 13 juta jiwa”, ungkapnya.
 
Pihaknya saat ini menekankan kepada perusahaan Industri baik perkebunan maupun pertambangan bahwa skala prioritas untuk menerima 70 % tenaga kerja lokal dan 30 % tenaga kerja dari luar. 
 
“70 % itu untuk anskill (belum memilimi keterampilan) seperti driver, office boy, cleaning service, security, tenaga kerja masyarakat muba yang lebih didahulukan, agar tidak ada kecemburuan sosial diperusahaan itu sendiri dan tentunya memberikan kepastian perlindungan investasi di Muba. Kedepan kita akan buat Perda untuk Ketenagakerjaan itu. Sesuai dengan surat edaran pak bupati, kami mencoba bekerjasama dengan perusahaan untuk para tenaga kerja dilatih di BLK ini ditampung diperusahaan itu”, ungkap Zulfakar. (WindaC)
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.