Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

MOU dengan Petro Muba PT PDPDE GAS Bangun Stasiun Storage di Babat Toman

Sabtu, 22 September 2018 | 7:22 am
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 370

Foto: Lokasi Pembangunan Stasiun Storage di Babat Toman

Foto: Lokasi Pembangunan Stasiun Storage di Babat Toman

MUBA SUMSEL, LintasPe-

PT Petro Muba merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), nampaknya semakin berkembang dan menunjukan perannya untuk berkiprah lebih jauh dibidang pengelolaan migas khususnya diwilayah Kab Musi Banyuasin. Pasalnya dengan disepakatinya  kerjasama dengan PT PDPDE GAS untuk pembangunan penampungan sementara dan transportasi minyak mentah sumur tua di Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. 

 
Direktur Utama Petro Muba H Yuliar SE ketika rapat sosialisasi pembangunan stasiun Storage dan stasiun Settling menerangkan bahwasannya kerjasama ini untuk mewujudkan kabupaten Musi Banyuasin sebagai salah satu Lumbung Energi di Sumatera Selatan. Kemudian pengelolaan sumur tua secara aman dan kondusif untuk terciptanya “Zero Illegal Drilling dan Zero Illegal Refinary”.
 
Yuliar mengatakan prihatin jika selama ini pengelolaan minyak mentah sumur tua dilaksanakan dengan tingkat keamanan yang sangat minim. Kondisi tersebut tentunya mempunyai resiko yang sangat tinggi dan sangat rentan terhadap keselamatan pekerja itu sendiri.
 
“Dengan terbentuknya kerjasama ini kita bisa meminimalisir angka kecelakaan kerja dengan berpedoman pada HSSE”, kata Yuliar dalam penjelasannya diruang rapat Randik , Pemkab Muba, Kamis (20/9).
 
Asisten Sekda bidang Pembangunan dan Perekonomian Ir H Yusman Srianto MT selaku pemimpin rapat menyambut baik dan mendukung kerjasama antara PT Petro Muba dengan PT PSPDE GAS sebagai upaya pencegahan pencemaran lingkungan dan mengedukasi keselamatan kerja penambang existing.
 
“Yang terjadi selama ini masyarakat kita memisahkan sendiri hasil minyak mentah dengan air, atau disuling secara tradisional dengan tekhnologi sederhana. Dengan adanya kerjasama ini tentunya hasil minyak tersebut bisa sesuai standar pertamina dan resiko kecelakaan kerja bisa di minimalisir”, ucapnya.
 
Iapun mengingatkan dalam pembangunan stasiun Storage dan stasiun Settling hendaknya memperhatikan arus keluar masuk kendaraan angkut agar tidak menimbulkan kemacetan.  Sementara untuk ketenagakerjaannya agar Petro Muba lebih melibatkan masyarakat setempat. (Ahmad Jahri)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.