Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Peduli Junaidi “JPKP dan PEMKAB MUBA Bersinergi”

Senin, 26 Februari 2018 | 9:02 pm
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 325

Junaidi warga desa ngunang mengalami cacat fisik sejak lahir dan keterbatasan ekonomi sehingga tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan. Senin (26/02/2018)

Junaidi warga desa ngunang mengalami cacat fisik sejak lahir dan keterbatasan ekonomi sehingga tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan. Senin (26/02/2018)

Sanga desa LintasPe-

Berawal dari informasi masyarakat bahwasannya Junaidi (46) desa ngunang tepatnya Rompok Sungai Petai Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengalami cacat fisik sejak lahir dan keterbatasan ekonomi sehingga tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan. Senin (26/02/18).

Berdasarkan pantauan awak media lintaspe, ternyata masih ada masyarakat Muba yang butuh perhatian, uluran tangan dan tindakan yang nyata.

Dalam hal ini, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Muba dan Dinas Sosial beserta Dinas Kesehatan tanggap dan mengambil langkah serta keputusan patut di contoh dan diberikan apresiasi yang tak terbatas akan peduli sosial yang telah mereka lakukan.
 
Idham Muddin selaku Ketua JPKP Muba langsung turun ke lokasi didampingi Zulkarnain (Sekretaris JPKP), Cholida (Wakil sekretaris JPKP) dan Israin Thomas (Bendahara JPKP) memberikan solusi yakni berupa bantuan sembako dan beliau menegaskan bahwa Junaidi harus dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan pelayan kesehatan intensif dan pemeriksaan kesehatannya.
 
Saat diwawancari awak media lintaspe, Ketua JPKP Idham Muddin melalui Sekretaris JPKP Zulkarnain menyampaikan bahwasannya junaidi selama ini hanya terbaring lemah tak mampu berjalan, berbicara dan di rawat oleh Zainudin (51) selaku kakak kandung Junaidi yang berprofesi buruh serabutan. “Pada tanggal 21 januari 2018 junaidi di larikan ke puskesmas sanga desa dengan menggunakan kendaraan roda empat milik Pemkab Muba melalui Dinas Sosial”, ujar Zulkarnain dengan nada yang tegas.
 
Karena keterbatasan alat medis, lanjutnya. Setelah dua (2) hari di rawat dipuskesmas sanga desa, pasien pun dirujuk ke rumah sakit umum daerah Sekayu dengan mengunakan ambulance milik puskesmas tersebut. Bukan hanya itu ternyata junaidi pun tidak memiliki kartu identitas atau kartu tanda penduduk(KTP).
 
“Kemudian JPKP sebagai salah satu lembaga siap melayani masyarakat yang membutuhkan mengambil inisiatif mendampingi dalam pengurusan pembuatan identitas kependudukan junaidi.”, sambung cholida.
 
Dalam hal ini, JPKP berharap kedepannya pemerintah dapat memberikan solusi untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan junaidi. “Untuk itu, JPKP akan tetap berpartisipasi dan bersinergi dengan pihak Pemkab Muba”, jelas Zulkarnain
 
Awak mediapun mengajak kepada seluruh lapisan pemerintah baik dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi beserta lembaga, ormas agar peka dan tanggap terhadap masyarakat yang membutuhkan baik secara materi maupun finansial dengan harapan terciptanya kesejahteraan yang merata didalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Ahmad Jahri)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.