Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Pemkab. PALI Jemput Calon TKW Yang Di Duga Tertipu Oleh PJTKI

Selasa, 8 Oktober 2019 | 10:17 am
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 351
Calon TKW Asal Kab. PALI yang Terindikasi Tertipu Oleh PJTKI, saat ini di upayakan untuk pulang ke tempat asal mereka,

Calon TKW Asal Kab. PALI yang Terindikasi Tertipu Oleh PJTKI, saat ini di upayakan untuk pulang ke tempat asal mereka, senin (07/10/2019)

Calon TKW Asal Kab. PALI yang Terindikasi Tertipu Oleh PJTKI, saat ini di upayakan untuk pulang ke tempat asal mereka,
Calon TKW Asal Kab. PALI yang Terindikasi Tertipu Oleh PJTKI, saat ini di upayakan untuk pulang ke tempat asal mereka, senin (07/10/2019)

 

Pali LintasPe –

Menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan hal yang mengiurkan bagi sebagian masyarakat Indonesia, dikarenakan gaji yang tinggi dan ingin merubah nasib dengan bekerja di luar negeri.

Mungkin inilah gambaran kelima warga asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang semuanya wanita ini berniat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di negara Taiwan, akan tetapi untung tak dapat di raih malang tak dapat di tolak, setelah menunggu selama tiga bulan di asrama perusahaan penyalur TKW tak kunjung di berangkatkan ke negara tujuan mereka berkerja malah di kabarkan hidup terlunta-lunta di Ibukota Jakarta dan terindikasi di tipu oleh Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI).

Mendengar adanya warga PALI yang di duga tertipu oleh PJTKI Ir. H. Heri Amalindo, MM langsung merespon dengan mengutus Plt. Disnakertrans guna menjemput calon TKW tersebut (Senin 07/10/2019)

“Saya diutus pak Bupati untuk langsung menjemput warga PALI yang terlunta-lunta di Jakarta, informasinya malah ada enam orang warga PALI, tetapi yang kami dapat dari data kependudukan baru lima orang, yakni Seliyani (21) warga Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi, Yuyun (27) warga Gunung Menang Kecamatan Penukal, Badanilawati (43) warga Panta Dewa, Pipin (21) warga Panta Dewa dan Debi Mardiana (33) warga Desa Babat Kecamatan Penukal,” papar Plt. Disnakertrans Kab. PALI

Dijelaskan Usmandani, SH bahwa dari informasi yang didapat bahwa ke-lima warga PALI itu pada tanggal 20 Juli 2019 mengajukan pindah KTP ke Provinsi Lampung, lalu mengajukan permohonan untuk menjadi TKW ke PT Kurnia Bina Rizki salah satu PJTKI di Jakarta, namun sudah tiga bulan belum diberangkatkan akhirnya Kemenakertrans RI melakukan sidak ke asrama PJTKI tersebut.

“Kabarnya sudah ada dua orang warga PALI di Taiwan yang menjadi TKI, mungkin ke-lima warga PALI itu ingin menyusul rekannya, namun dikelabui pihak PJTKI tersebut. Pada saat mendaftar di PJTKI itu, mereka disuruh pindah KTP ke Lampung. Tetapi setelah masuk asrama PJTKI, hingga tiga bulan belum kunjung ada kabar sampai akhirnya ada Sidak dari Kemenaker RI ke perusahaan tersebut dan menemukan mereka dengan kondisi memprihatinkan dan penuh intimidasi dari pihak PJTKI tersebut,” beber Usmadani. SH

Guna menjemput warga PALI tersebut Pemkab. PALI melalui Disnakertrans langsung ke Jakarta guna menjemput pulang calon TKW tersebut.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten PALI untuk serah terima ke-lima warga PALI tersebut dan langsung membawa pulang mereka. Dan ini juga bentuk kepedulian pak Bupati yang langsung memerintahkan saya begitu mendapat kabar ini untuk menjemput mereka,” pungkasnya.
(Hendri Irdianto, SH)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.