Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Pengumuman Perekrutan SatPol PP Kota Gusit, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 Januari 2020 | 2:56 pm
Reporter: Selamat Harefa
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 1055
Photo Siswanto Laoli selaku Aktifis Anti Korupsi, saat diwawancarai dikediamannya Jl murai I no 116 desa Ombolata ulu.

Photo Siswanto Laoli selaku Aktifis Anti Korupsi, saat diwawancarai dikediamannya Jl murai I no 116 desa Ombolata ulu.

Photo Siswanto Laoli selaku Aktifis Anti  Korupsi, saat diwawancarai dikediamannya Jl murai I no 116 desa Ombolata ulu.
Photo Siswanto Laoli selaku Aktifis Anti Korupsi, saat diwawancarai dikediamannya Jl murai I no 116 desa Ombolata ulu.

 

Gunungsitoli, LintasPe –

Terkait pengumuman yang dikeluarkan kepala satuan polisi pamong praja kota gunungsitoli, dapat dilihat dilink berita http://lintasperistiwa.com/biro/perekrutan-anggota-sat-pol-pp-kota-gusitterbuka/.( 02/01/2020 ).

menanggapi pengumuman informasi terkait Perekrutan atau penerimaan honor baru anggota satuan polisi pamong praja,Siswanto Laoli selaku Aktifis Anti Korupsi ,ia mengatakan “Diduga sepertinya tidak transparan, dengan ini kita meminta kepada walikota gunungsitoli agar menindak oknum-oknum yang mencoba hal ini sebagai kepentingan mereka sendiri, Sebagai yang kita ketahui bahwa Perekrutan dimulai pada tanggal 30 Desember tahun 2019”, tuturnya.

Lanjut, “ini kita curigai dan tentunya ini sebuah hal yang mustahil bagi kita, apa lagi pada tanggal 30 Desember itu kegiatan orang banyak fokus pada akhir tahun yang akan menanti pergantian tahun, perlu ditelusuri juga orang-orang yang namanya telah ditetapkan oleh pihak satuan polisi pamong praja sebagai calon honor yang telah diterima dan lolos dari seleksi”, ucapnya.

Ditambahkannya lagi, “Diminta supaya masyarakat banyak agar dapat menilai kegiatan kegiatan yang salah agar cepat memberikan informasi itu kepada wakil rakyat dan terhadap walikota gunungsitoli, jangan dibiarkan hal-hal yang menyalahi aturan dikembangkan. karena, honor dari satpol PP berasal dari uang rakyat, jika pimpinan satpol PP membiarkan adanya dugaan kecurangan pada Perekrutan tenaga honorer Satpol pp pada tahun ini, berarti sepertinya tidak mendukung program walikota, kota gunungsitoli untuk kedepannya”, pungkasnya.

Selanjutnya, “apa lagi kita menilai, bahwa pasangan LASO akan siap untuk maju dan mengabdi demi kota gunungsitoli untuk periode ke dua. Kalau masalah selalu muncul, kita yakin masyarakat pasti akan kecewa dan tidak lagi percaya kepada orang nomor satu dikota gunungsitoli ini akibat dari masalah yang dilahirkan oleh beberapa oknum dari instansi yang ada dibawah kepemimpinan bapak ir. Lakhomi Zaro Zebua, selaku Walikota gunungsitoli harus bisa membersihkan orang orang yang tidak bisa bekerja, jangan biarkan oknum-oknum seperti itu merusak tujuan visi misi pemerintah kota gunungsitoli untuk maju.

Karena negara indonesia menuju negara maju, kalau tingkat kabupaten dan kota tidak mendukung dengan cara-cara yang ada diatas, bagaimana negara ini bisa maju, kita berharap supaya kota gunungsitoli lebih awal maju menuju untuk indonesia maju. Walikota harus mampu membangun karakter kerja kepada bawahannya demi kota gunungsitoli, karena Gunungsitoli adalah rumah kita bersama”, ujar Siswanto Laoli selaku aktivis anti korupsi. (Selamat Harefa)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.