Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Razia STNK Viral Disosmed, Hoax

Senin, 26 Februari 2018 | 4:28 pm
Reporter: Red
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 468

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel AKBP Donni Eka Syah putra Sik,SH. Senin (26/02/2018)

Herryandi Sinulingga Ap kepala UPT bapenda Palembang II Prov Sumsel / Samsat Palembang II. Senin(26/02/18)

 

Palembang LintasPe-

Mengenai pemberitaan Razia STNK tanggal 25 februari 2018 menjadi viral di sosial media (sosmed), warga wajib pajak menanyakan ke kantor layanan samsat di Sumsel.  Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel AKBP Donni Eka Syah putra Sik,SH, membenarkan bahwa pemberitaan yang viral di sosmed dimaksud adalah berita HOAX dan untuk wilayah sumsel jadwal tersebut tidak ada dan tidak benar adanya. Senin (26/02/2018)

“Tetapi petugas kepolisian dilapangan tetap melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan bermotor termasuk memeriksa pajak kendaraan bermotor yang telah jatuh tempo khususnya roda 2 dan roda 4 atau kendaraan lainnya secara acak di setiap ruas jalan di kota palembang dan kota – kota lainnya dalam wilayah kerja Polda Sumsel”, ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat sumsel yang memiliki kendaraan bermotor kiranya disaat menggunakan kendaraanya dijalan Raya untuk tidak lupa dan mengecek surat surat kendaraan bermotornya.

“Demi kenyamanan saat berkendara dan jika adminitrasi kendaraannya telah mau habis masa berlaku baik STNK dan pajak kendaraannya segera bayarkan di point layanan Samsat yang tersebar di seluruh Sumsel baik Samsat Desa / Kelurahan, Samsat Mobil keliling dan Samsat Corner yang telah tersedia”, terangnya.

Terpisah, senada dengan Donni, Herryandi Sinulingga Ap kepala UPT bapenda Palembang II Prov Sumsel / Samsat Palembang II saat diminta keterangannya oleh awak media menjelaskan bahwa berita yang viral mengenai Razia STNK tanggal 25 februari 2018 disosmed tersebut menyatakan berita HOAX atau alias berita bohong.

“Kami selaku Tim samsat selalu bersinergi dan berkomunikasi secara intens dengan Pihak Kepolisian dalam hal ini petugas kepolisian yang bertugas di kantor kami, dan jelas bahwa berita dimaksud adalah Hoax tetapi mengenai Razia administrasi kendaraan bermotor dan pajak kendaraan bermotor di Tahun 2018 tetap akan dilakukan karena bagian tugas rutin bersama-sama Tim Samsat tanpa pemberitahuan”, jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya melakukan razia pemeriksaan kendaraan bermotor pajak dan iuran sumbangan wajib kecelakaan Lalu lintas jalan, bersama sama tim Samsat secara acak diwilayah kerja di seberang ulu sebagai upaya mengingatkan warga atau wajib pajak kendaraan bermotor untuk tidak lalai dalam memproses pembayaran Pajak kendaraan nya.

“Untuk itu, kami mengingatkan kiranya wajib pajak membayar pajak kendaraan bermotor sebelum jatuh tempo mengingat denda pajaknya lumayan besar, sebesar 25 persen telat sehari dari Surat Ketetapan Pajak Daerah yang tertera Di SKPD pemilik kendaraan dan yakin Orang Sumsel patuh Bayar Pajak kendaraanya dan Orang Sumsel Bijak mengelola keuangannya untuk menghindari denda Pajak kenderaan bermotor”, himbau Sinulingga. (red)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.