Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Bayi Penderita Hidrosefalus, Camat dan Forko OKP Lalan Salurkan Bantuan

Senin, 13 Juli 2020 | 10:59 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Winda Camelia
Dibaca: 243

Suasana Camat Lalan secara simbolis memberikan bantuan dana ke Ibunda Bayi penderita hidrosefalus. Senin (13/07/2020)

Suasana Camat Lalan secara simbolis memberikan bantuan dana ke Ibunda Bayi penderita hidrosefalus. Senin (13/07/2020)

Muba LintasPe-

Nasib pilu yang dialami sepasang suami istri Ahmad Fahrul Rozi (20) dan Reni Maryani (18) melahirkan anak pertama bernama Iklas Abdul Hajid mengalami penyakit penumpukan cairan di kepala yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak dengan ditandai membesarnya kepala melebih ukuran normal. Jika dibiarkan maka dapat mengakibatkan kerusakan otak yang permanen (Hidrosefalus).

Bayi yang lahir secara bedah sesar pada tanggal 22 Mei 2020 merupakan warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), saat ini sedang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu sudah hampir 1 bulan menunggu untuk di operasi.

Bayi yang baru menginjak umur 2 bulan ini hanya bisa tergolek lemas di atas kasur busa di dalam ruangan Rumah Sakit, yang masih berharap untuk bisa sembuh.

Ia nampak meringis, matanya sayu, mulutnya sedikit terbuka, sambil merengek mengaduh dengan tangisan.

Iklas pun tak dapat bergerak bebas. Diameter kepalanya yang membengkak dua kali lipat akibat hidrosefalus.

Dilandasi rasa prihatin dan bangkitkan rasa kemanusiaan, para pemuda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Organisasi Kepemudaan Lalan (Forko OKP Lalan) terketuk hatinya melakukan penggalangan dana untuk membantu bayi penderita hidrosefalus berjenis kelamin pria tersebut.

Tommy Hijriadi selaku penggagas Forko OKP Lalan saat ditemui awak media lintaspe di halaman rumah sakit mengatakan bahwa dirinya bersama rekan – rekannya dari Forko OKP Lalan yang terdiri 20 organisasi dan 5 penggiat media sosial menggeliatkan galangan dana untuk meringankan beban bayi penderita hidrosefalus.

Mengingat, biaya operasi yang akan di keluarkan si bayi bukan lah sedikit. “Ya, kami melakukan penggalangan dana dibeberapa desa yakni P1, P2, Pasar, Primer, P8, P5, P7, P16, P19, P20. Alhamdulillah dana terkumpul sebesar 20 juta 18 ribu rupiah. Tidak menutup kemungkinan, kami akan terus melakukan penggalangan dana di desa lain demi kesembuhan si Bayi”, ucap Tommy.

Dari hasil penggalangan tersebut, Forko OKP Lalan yang dalam hal ini Tommy Hijriadi di damping Ali Mustofa dan Ahmad Syaiful memberikan bantuan kepada ibunda Iklas yang diserahkan secara simbolis oleh camat Lalan Andi Suharto.

Ditempat yang sama, camat Lalan Andi Suharto mengucapkan terima kasih kepada pemuda – pemuda Kecamatan Lalan karena telah membantu pengumpulan dana pengobatan bayi, besar harapan tentunya si Bayi dapat hidup normal seperti anak-anak lainnya.

“Alhamdulillah, pemuda – pemuda Lalan ini peduli terhadap warga desanya, mempunyai inisiatif sendiri untuk membantu warga yang membutuhkan seperti keluarga Ibu Reni ini. Dengan menyalurkan bantuan ini, kami sedikit terbantu. Untuk itu, Ibu Reni disuruh banyak bersyukur dan bersabar. Karena itu sudah garisan tangan”, ujar Mantan Sekretaris Camat Sungai Keruh ini.

Pemerintah, sambung Camat. Jika mau menggunakan anggaran tidak ada dana pendamping, hanya saja pemerintah bisa membantu memulihkan kesehatan bayi.

“BAZNAS itu ada dana pendampingan juga, walaupun nilai nya tidak terlalu besar, maksimal 1 juta. Untuk itu, Forko OKP Lalan ini akan membuat proposal untuk mengurus bantuasn tersebut”, terang Andi.

Camat pun berharap bantuan ini tetap bergulir. Bantuan atau uluran tangan serta tindakan dalam pengobatan untuk penderita hidrosefalus ini yang berwujud nyata dari donatur donatur yang dermawan sehingga Iklas sehat dan bisa tumbuh seperti anak anak yang lain.

“Dengan adanya musibah yang di alami keluarga Ibu Reni, kita harus lebih banyak bersyukur karena dikasih kesehatan yang lebih. Tidak dapat dipungkiri, terkadang kita ini sebagai umat manusia khilaf dan lupa. Sering melampaui, saking sombongnya”, pungkas Camat Lalan.

Sementara itu, Ibunda Iklas, Reni Maryani dalam kesempatan itu juga mengucaokan terima kasih atas bantuan untuk anaknya Iklas Abdul Hajid yang saat ini menderita Hidrosefalus.

“Iklas belum bisa di operasi karena masih menunggu dokter bedah dari Palembang yang belum pasti kapan mau ke sini. Iklas minum susunya masih pakai selang sampai dia besar nanti, karena jika dia minum pakai mulut, dia langsung susah untuk bernafas”, ungkap Reni.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.