Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Oknum Guru SMK 1, Diduga Lakukan Pungli Berkedok Praktek Seni

Kamis, 28 November 2019 | 12:27 pm
Reporter: TIM
Posted by: Lintas Peristiwa
Dibaca: 1627

Sekayu Muba LintasPe –

Seorang oknum guru di SMK N 1 Sekayu diduga melakukan praktek pungli dengan dalih untuk keperluan praktek seni, Hal ini terungkap ketika salah seorang siswa tanpa sengaja menceritakan hal tersebut kepada awak media pada rabu 27/11/2019.

Guru Seni Budaya berinisial ( HLM) ini menginstruksikan kepada siswa kelas X untuk mengumpulkan uang dengan dalih digunakan untuk sewa pakaian dan peralatan makeup.

Menurut penjelasan siswa tersebut yang wanti-wanti namanya minta dirahasiakan, masing masing anak kelas X, yang laki-laki wajib mengumpulkan dana sebesar Rp. 50.000 dan anak perempuan sebesar Rp.70.000

Dana tersebut menurutnya, dikumpulkan kepada oknum guru Seni Budaya. Yang nantinya akan digunakan untuk sewa baju dan pembelian peralatan make up.

Seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 224 perempuan dan 138 laki, dengan total jumlah siswa kelas X sebanyak 362 orang diwajibkan untuk mengumpulkan uang agar bisa mengikuti praktek seni tersebut.

Namun yang membuat sebagian siswa kecewa adalah baju yang digunakan dipakai secara bergantian untuk masing-masing kelompok.

Bahkan peralatan makeup yang digunakan adalah peralatan makeup yang lama dan ditakutkan sudah kadaluarsa sehingga sebagian siswi justru menggunakan alat makeup mereka sendiri.

“Baju yang digunakan ada banyak kak, tergantung dari tari yang ditampilkan, tapi tetap saja dipakai secara bergantian, karena jumlah siswanya banyak”. Ujar salah seorang siswa.

“Selain itu makeup yang digunakan juga alat makeup lama, spon nya sudah hitam dan bedaknya sudah mau habis, jadi sebagian kami menggunakan makeup sendiri, padahal menurut ibu guru uang yang dikumpul nantinya untuk pembelian peralatan MakeUp namun kenyataannya kemungkinan pakai makeup yang sisa tahun kemarin”. Jelas siswi lainnya.

Praktek Seni tersebut sudah dilaksanakan beberapa tahun terakhir dengan dalih mengambil nilai dan selalu memungut biaya kepada siswa dengan dalih yang sama.

Namun kalau dihitung jumlah biaya yang di keluarkan untuk sewa pakaian dan penggunaan peralatan makeup bekas, tidak sesuai dengan biaya yang ditarik dari siswa, sehingga diduga oknum guru yang bersangkutan mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut.

Kepala Sekolah SMK N 1 Sekayu, Susnila, S.Pd., MM ketika dikonfirmasi terkait hal ini kamis 28/11/2019. Beliau membenarkan bahwa uang tersebut untuk sewa makeup dan pakaian.

“Menurut laporan guru ke Ibu, itu untuk sewa pakaian dan makeup, untuk siswa yang tidak mampu tidak dipaksa silahkan bawa sendiri, setiap tahun ibu guru tersebut memang begitu dan saya tidak bisa menghalangi karena untuk siswa berekspresi”. Ujar Susnila

Selanjutnya ketika ditanyakan mengenai jumlah uang yang tarik dari siswa tidak sesuai dgn kondisi pakaian dan penggunaan alat makeup bekas, Susnila berdalih bahwa tidak mungkin semua harus beli baru.

“Kalau make up itu tidak mungkin semua baru, mungkin sudah pernah dipakai, make up penganten saja ada yang bekas.” Ujarnya.

Selanjutnya beliau menyampaikan Jika ada wali murid yang keberatan, silahkan datang ke sekolah.

“Dan jika ada wali murid yang keberatan, silahkan datang ke sekolah, saya senang jika walimurid datang dan menyampaikan keberatannya kepada kami, agar kami bisa cari solusi”. Tutup Susnila (TIM).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.