Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Diduga Atas Pencemaran Nama Baik Krisman Waruwu, Aferman Ndruru Resmi Dilaporkan Kepolres Nias

Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:49 am
Reporter: Selamat Harefa
Posted by: redaksi
Dibaca: 619
Keterangan : Foto dokumentasi laporan

Keterangan : Foto dokumentasi laporan

Keterangan : Foto dokumentasi laporan

Keterangan : Foto dokumentasi laporan

Nias Sumut Lintaspe

Diduga atas pencemaran nama baik Krisman Waruwu selaku kepala desa Fahandrona resmi melaporkan balik Aferman Ndruru kepihak polres nias dengan isi pelaporan sebagai berikut. ( 15/02/2020 ).

“Pada tanggal 28 Desember 2019 Aferman Ndruru alias ama Alber Ndruru beserta kawan-kawan menyampaikan pengaduan masyarakat yang ditunjukan kepada kapolres nias di gunungsitoli dan juga menyampaikan tembusan surat kepada pihak instansi lain.” tanggal 26 januari 2020, Aferman Ndruru menyampaikan pengaduan melalui KA. SPKT-A Polres Nias sesuai dengan nomor STLP : STLP/31/I/2020/NS.

Selanjutnya, dalam isi pengaduan Krisman Waruwu melaporkan balik nama-nama para pelapor yakni ” atas nama Bezisokhi Giawa,Raniasa Ndruru ikut serta turut menandatangani surat pengaduan Aferman Ndruru juga menyebut-nyebut bersangkutan sebagai penerima manfaat,padahal saya tidak pernah menerima atau memungut biaya kepada sejumlah nama yang disebut oleh Aferman Ndruru.” ungkapnya.

Lebih lanjut, atas nama Yafati Ndruru yang ikut serta melaporkan dan menandatangani surat pengaduan pelapor tersebut adalah bukan warga desa saya.” atas nama Sokhifaudu,tidak pernah memberikan sejumlah uang kepada saya. ” atas nama Asarudi Giawa,Taosiaro Giawa di duga tanda tangan telah direkayasa dalam laporan Aferman Ndruru. ” Paparnya.

Ditambahkannya lagi, dalam laporan pengaduan Aferman Ndruru bersama kawan-kawan pelapor,menyebut-nyebut nama seorang oknum pejabat polisi yang bertugas di wiliyah Polda Sumatera Utara untuk memudahkan aksinya mengumpulkan uang dengan alasan butuh biaya dalam perjuangan untuk menggulingkan saya selaku kepala desa sebagai pejabat pemerintah desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias.

” Dan juga pelapor memosting melalui media social, group Whatshap sejumlah dokumen rahasia polisi atau surat-surat yang bersifat konfindensial,seyogianya dokumen rahasia kepolisian tidak boleh disebarluaskan sebelum seseorang dinyatakan sah bersalah oleh penegak hukum diwilayah NKRI. ” Paparnya.(Selamat Harefa)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.