Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Krisman Zebua; Konfrensi Pers Di Aula Kodim 0213 Nias Tersinyalir Pembohongan Publik

Rabu, 4 Desember 2019 | 12:32 am
Reporter: Selamat Harefah
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 1437
Keterangan : foto Ketua ORMAS LMP Koordinator Sekepulauan Nias KRISMAN ZEBUA,Saat Sambangi Kantor Sub Denpom Gusit.

Keterangan : foto Ketua ORMAS LMP Koordinator Sekepulauan Nias KRISMAN ZEBUA,Saat Sambangi Kantor Sub Denpom Gusit. Selasa, (03/12/19)

Keterangan : foto Ketua ORMAS LMP Koordinator Sekepulauan Nias KRISMAN ZEBUA,Saat Sambangi Kantor Sub Denpom Gusit.
Keterangan : foto Ketua ORMAS LMP Koordinator Sekepulauan Nias KRISMAN ZEBUA, Saat Sambangi Kantor Sub Denpom Gusit. Selasa, (03/12/19)

 

Gunungsitoli LiintasPe –

Pemberitaan sebelumnya dapat di baca dihttp://lintasperistiwa.com/biro/sumut/nias/di-duga-kapten-ps-kodim-0213-nias-aniaya-abk-kapal-wjl/. Dari informasi yang di dapat hari ini tentang penganiayaan terhadapa ABK Wira Glori yang di duga pelakunya Oknum anggota 0213/Nias Kapten PS, telah dilakukan perdamaian. Selasa,  (03/12/2019).

DM selaku anak buah kapal wira glori saat dikonfirmasi terkait penganiayaan terhadap diri nya yang di duga pelaku nya oknum anggota kodim 0213/Nias atas nama Kapten PS mengatakan,

“Bahwa kami kedua belah pihak telah sepakat untuk berjanji dengan tidak melanjutkan dan mengulangi lagi di kemudian hari,dalam kesepakatan perdamaian tersebut telah disaksikan oleh ‘ Letda Inf JRE Manurung ,Nok Metusala, Miftahul, ucapnya.

Harapan DM,agar kedepan jangan terulang lagi kejadian yang sama baik kepada siapapun itu.tuturnya dengan singkat.

Kemudian awak media mengkonfirmasi melalui via whatshap dengan nomor person 08136231xxxx dengan 08216514xxx kepada oknum anggota kodim 0213/Nias Kapten PS yang di duga pelakunya, terkait perdamaian yang disepakati, sama sekali tidak direspon.

Awak mengkonfirmasi melalui via whatshap kepada Komandan Sub Denpom Gunungsitoli pada tanggal 03/12/2019, pukul 09.26 wib pagi hari,dengan balasan “Maaf pak saya tidak bisa memberi konfirmasi lewat HP, datang saja ke kantor 🙏🙏🙏”, dengan singkat balasan via whatshap.

Kemudian awak media menyambangi kantor Sub Denpom pada pukul 16.03 wib saat menjelang sore, dan juga dihubungi melalui via seluler dengan person 08136231xxxx dengan nomor 08126503xxx sama sekali tidak ada respon Komandan Sub Denpomyang dan juga satu pun oknum anggota tidak ada yang menerima awak media bersama Ketua Koordinator ORMAS LMP Sekepulauan Nias.

Sehingga Krisman Zebua selaku Ketua Koordinator ORMAS LMP Sekepulauan Nias, mengatakan.

“Sangat kecewa kepada pimpinan seperti itu, sebab yang dimana sesuai balasan dari via whatshap untuk langsung datang ke kantor, ternyata tidak ada orang yang di jumpai oleh awak media dan ironisnya satu pun personil tidak ada”, ungkap krisman.

Lanjut, “Pada saat kedatangan awak media masih jam kantor, yang namanya kantor pasti ada personil setidaknya piket”, imbuh zebua.

Selanjutnya, “mengenai konfrensi pers yang dilaksanakan oleh komandan kodim 0213/Nias tentang terkait penganiayaan ABK oleh oknum perwira TNI AD, tidak keselurahan wartawan di undang melainkan beberapa saja undangan di beritahukan kepada setiap jurnalis atau wartawan yang ada di kepulauan Nias khususnya Kota Gunungsitoli”, terang krisman.

Ditambahkannya lagi, dalam pemberitaan dari media top sumut terkait penganiayaan ABK oleh oknum perwira TNI AD, tersinyalir pembohongan publik saat konfrensi pers yang dimana dikutip dalam pemberitaan tersebut.

“Sedangkan terkait beredarnya informasi adanya intimidasi terhadap wartawan oleh Pihak Kodim, Langsung dibantah Dandim Letkol Inf. TP. Lobuan Simbolon, yang menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar”.

“Tudingan itu tidak benar, itu Hoax. tidak ada intimidasi. Bagi kami (Kodim) rekan Wartawan dan LSM adalah mitra kerja kami. Mana mungkin saya mengintimidasi. Saya tidak mengeluarkan bahasa kotor atau ancaman. Suara kami memang keras, karena kami militer”, ucapnya.

“Sementara itu, Dandim memberitahu bahwa disaat oknum wartawan itu menelpon pada Kamis tengah malam, saya meminta dia untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu dan tidak melakukan vonis atas sebuah kejadian tersebut”, ujar Krisman sambil heran atas penyampaian beliau itu.

Sehingga berita ini terupdate belum ada hasil tanggapan konfirmasi kepada instansi terkait.(Selamat Harefah) 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.