Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Krisman Zebua; Tersinyalir Maling Aturan Pelabuhan Gusit Semakin Merajalela

Sabtu, 30 November 2019 | 11:02 am
Reporter: Selamat Harefah
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 1164
Photo ketua Ormas LMP Sekepulauan Nias Krisma Sabua,

Photo ketua Ormas LMP Sekepulauan Nias Krisma Sabua, Sabtu (30/11/2019)

Photo ketua Ormas LMP Sekepulauan Nias Krisma Sabua,
Photo ketua Ormas LMP Sekepulauan Nias Krisma Sabua, Sabtu (30/11/2019)

Gunungsitoli LintasPe –

Dari pemberitaan sebelumnya dapat dibaca http://lintasperistiwa.com/biro/di-duga-ksop-gunungsitoli-kangkangi-peraturan-menteri-perhubungan.

Pantauan awak media dilapangan hingga sampai saat ini kapal tanker pelita laut pengangkut bahan bakar minyak yang diperuntukan khusus PLN Area Nias masih bersandar di dermaga pelabuhan gunungsitoli. ( 30/11/2019 ).

Selaku pemangku jasa dermaga pelabuhan saat dikonfirmasi dilapangan yang tidak dapat disebut namanya dalam pemberitaan menerangkan bahwa, “Sangat mendukung kegiatan pemerintah tentang tol laut karna program tersebut sangat berguna bagi masyarakat pulau nias pada umumnya dan begitu juga penyaluran atau pengadaan bahan bakar minyak yang diperuntukan di PLN Area Nias sangat mendukung. tetapi semestinya pembongkaran BBM tersebut bukan di dermaga pelabuhan umum melainkan di dermaga pelabuhan khusus yaitu di Dermaga PT. PERTAMINA Gunungsitoli”.

Ditambahkannya, ia juga menjelaskan bahwa, “Sampai saat ini masih terganggu dengan adanya peti kemas diatas dermaga pelabuhan apalagi sampai hari ini peti tersebut belum di geser ke tempat penumpukan yang sudah ditentukan yaitu Terminal pelabuhan,karena masih sangat terganggu bersandarnya kapal serta keluar masuknya penumpang dan kendaraan. Dan harapan dari pemangku jasa dermaga pelabuhan, agar segera mungkin bisa dipindahkan container tersebut ketempat yang di tetapkan sesuai peraturan sehingga tidak terganggu aktifitas lainnya”, ucap pemangku jasa.

Lebih lanjut, awak media kembali sambangi kepala kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Gunungsitoli ( KSOP GUSIT) di kantornya, ternyata muhamad ILYAS BATU BARA selaku pimpinan menghindar dari awak media.

Lanjut, awak media mengirimkan pesan konfirmasi melalui via whatshapp dengan beberapa pertanyaan,hasil pun tidak direspon oleh KSOP.

FH selaku Rekanan dalam pengadaan atau penyuplai bahan bakar minyak yang diperuntukan khusus PLN Area Nias, awak media mengirimkan pesan konfirmasi melalui whatshap dengan beberapa pertanyaan, “tidak direspon sama sekali “.

Sehingga awak media menghubungi melalui via seluler nomor kontak person 08136231xxxx dengan nomor 08216218xxx, ia mengatakan.

“Kalau konfirmasi pertanyaan yang disampaikan melalui whatshap tidak bisa saya jawab, tetapi saya dulu koordinasi dan saya tidak izinkan kalau dipublikasikan,” tuturnya dengan singkat melalui via seluler.

Krisman Zebua selaku Ketua Koordinator LASKAR MERAH PUTIH Sekepulauan Nias,mengatakan “Mereka-mereka itulah yang tersinyalir Mafia dan pelaku penyalahgunaan aturan yang terindikasi Pembiaran Oleh Oknum-oknum yang berwatak maling/ Gumarapus, ungkapnya dengan singkat.

Berita ini tayang belum ada tanggapan Resmi dari pihak pelindo selaku penyedia jasa.(Selamat Harefah)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.