Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Tidak Sengaja Sebabkan Teman Meninggal Dunia, Operator Exavator Ini Serahkan Diri Ke Polsek

Selasa, 18 September 2018 | 4:17 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 512

Pelaku, Doni (32) menyerahkan diri ke Polsek Sungai Lilin untuk meminta perlindungan sekaligus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Selasa (18/09/2018)

 
Pelaku, Doni (32) menyerahkan diri ke Polsek Sungai Lilin untuk meminta perlindungan sekaligus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Selasa (18/09/2018)
 
Muba Sumsel LintasPe-
 
Supir Damtruck, Ariyanto (40) warga Rt. 02 Rw. 02 Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meninggal dunia akibat kelalaian temannya Operator Excavator, Doni Prisandi Gito Rolies (32) dalam bekerja. 
 
Awalnya, Senin (17/09) sekira pukul 14.38 Wib, di perairan sungai dawas tepatnya dermaga PT Cipta Prima Lestari dusun 3 Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, Doni Prisandi Gito Rolies (32) sebagai  warga Dusun 3 Desa Petaling Kecamatan Lais yang sedang mengoperasikan alat berat Exavator Merk Hitachi (Kuku Macan) warna kuning yang berada atas tongkang dan berdekatan dengan dinding tongkang melakukan bongkar muatan batu koral split yang berada di atas tongkang untuk dipindahkan ke bawah Stock file yang berlokasi di pinggir sungai dawas.
 
Saat itu, pelaku memutar alat berat Exavator tersebut, namun tidak mengetahui bahwa korban berada di belakang alat berat exavator yang di operasikannya, sehingga mengenai korban yang mengkibatkan korban terjepit diantara dinding tongkang dan alat berat,  hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
 
Tak berselang lama, ada beberapa saksi mata yang melihat kejadian tersebut dan langsung berteriak kepada pelaku untuk mematikan alat berat yang dioperasikannya.
 
Setelah itu, korban yang masih terjepit diantara alat Exavator dan dinding tongkang langsung dikeluarkan dan di bawa ke Rumah Sakit Sungai Lilin.
 
Saat itu juga, pelaku yang merasa takut atas kejadian tersebut langsung menyerahkan diri ke Polsek Sungai Lilin untuk meminta perlindungan sekaligus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
 
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti S.E., M.M melalui Kasat Pol Air IPTU MR Manik S.H menerangkan bahwa saat ini pelaku telah diamankan dan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut atas kasus tersebut. 
 
“Untuk pasal yang kita terapkan yaitu pasal 359 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun penjara”, ujar Kasat Pol Air. (WindaC) 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.