Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Toko Anggrek Diduga Kangkangi UU perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999.

Rabu, 5 Februari 2020 | 9:06 pm
Reporter: Selamat Harefa
Posted by: redaksi
Dibaca: 530
Photo Sacrist B Harefa selaku Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Gunungsitoli

Photo Sacrist B Harefa selaku Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Gunungsitoli, rabu (05/02/2020).

Photo Sacrist B Harefa selaku Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Gunungsitoli
Photo Sacrist B Harefa selaku Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Gunungsitoli, rabu (05/02/2020).

 

Gunungsitoli, LintasPe –

Dari pemberitaan sebelumnya yang dimana ada seribu lebih pembaca terkait makanan diduga kedaluarsa dan juga dapat dilihat dilink http://lintasperistiwa.com/biro/lagi-lagi-diduga-toko-anggrek-menjual-kue-bika-ambon-yang-berjamur/.( 05/02/2020 ).

Hal ini langsung ditanggapi oleh Sacrist B Harefa selaku Direktur Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Gunungsitoli, dengan mengatakan “Bahwa Ketika ada Pihak Toko yang kedapatan memperjual belikan barang ataupun berupa makanan yang sudah tidak layak Konsumsi,¬†maka hal ini jelas telah melanggar Ketentuan yang berlaku, khususnya Undang-Undang perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999 Pasal 7 D, yang menyebutkan “salah satu Kewajiban Pengusaha” Menjamin mutu barang /jasa yang di perdagangkan Sesuai dengan standar mutu barang/jasa yang berlaku”. Ucapnya.

“Dan ditambahkannya lagi pada Pasal 8 UU No.8 Tahun 1999 Tentang Perbuatan yang di larang bagi pelaku usaha, sehingga ketika terbukti maka dapat di jerat pidana 5 Tahun dan denda 2 milyar rupiah”. Tuturnya.

Selanjutnya, “Hal ini segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib sebab telah merugikan masyarakat banyak dan juga menyurati pihak BPOM agar meninjau penjualan ditoko anggrek tersebut, sehingga nantinya kedepan tidak ada lagi kejadian ditoko-toko lain”. Tegas Sacrist. (Selamat Harefa)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.