Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Wabup PALI “Hebat Fitnahnya” Terkait Dugaan Menikmati Hasil Pungutan Oknum DPMD

Selasa, 28 April 2020 | 7:41 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 1176
Sejumlah Awak Media Saat Meminta Keterangan Pihak Kejari Kab. PALI,

Sejumlah Awak Media Saat Meminta Keterangan Pihak Kejari Kab. PALI, Selasa, (28/04/2020).

Sejumlah Awak Media Saat Meminta Keterangan Pihak Kejari Kab. PALI,
Sejumlah Awak Media Saat Meminta Keterangan Pihak Kejari Kab. PALI, Selasa, (28/04/2020).

 

Pali LintasPe –

Dengan pemberitaan beberapa awak media belakangan ini terkait adanya dugaan pungutan dalam pencairan dana desa oleh oknum Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Ketika uang dana desa di pungut Rp 10 Juta, oleh oknum kepala OPD tersebut dan meminta tambahan Rp 2 Juta lagi dengan alasan untuk keperluan pengamanan proyek ke penegak hukum, (Polisi dan Jaksa) dan juga untuk Wakil Bupati dan PALI 1(Bupati).

” Duit sepuluh ini tegune untuk ngamanke penegak hukum, Polisi, Jaksa.. lah nak ngenjuk Wabup pulo dan PALI 1. Kalu pacak tambahlah cak duo juta lagi”. Tutur narasumber menirukan ucapan oknum kepala OPD dalam logat daerah (dikutip dari medianusantara.com).

Terkait dugaan adanya permintaan sejumlah uang oleh oknum DPMD yang menyeret nama Wakil Bupati Kab. PALI, saat di tanya sejumlah awak media terkait permasalahan ini menyatakan.

“Hebat fitnahnya” ungkap Ferdian Andreas Lacony, SKom MM selaku Wakil Bupati Kab. PALI saat di konfirmasi sejumlah awak media melalui pesan singkat WhatsApp.

Selain membawa nama Wakil Bupati PALI nama aparat penegak hukum di wilayah PALI juga terbawa, salah satunya Kejaksaan Negeri yang membantah menerima uang tersebut.

”Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI tidak ada menerima atau pun meminta apa pun bentuknya dari kepala desa atau dari pihak OPD tersebut”. Terang Zulkipli ketika dikonfirmasi sejumlah awak media di Kantor Kejari PALI.

Ia menambahkan pula Kejaksaan Negeri PALI menjamin tidak menerima uang tersebut.

”Kami dari Kejaksaan Negeri PALI meyakinkan sejuta persen tidak pernah kami menerima atau pun meminta apa pun itu bentuknya dari dana desa melalui kepala desa atau pun pihak OPD tersebut”. Tegas Kasie Intel Kejari PALI.

Namun ketika disinggung apakah pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI akan menindak lanjuti kasus dugaan pungutan dana desa yang sudah hangat menjadi perbincangan tersebut. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI belum bisa memberi jawaban tegas. Dirinya akan berkoordinasi dahulu dengan kepala Kejaksaan Negeri dan menunggu intruksi selanjutnya.

”Saya akan berkoordinasi dahulu dengan kepala Kejaksaan Negeri dan menunggu intruksi selanjutnya”. Tukasnya.

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten PALI saat di hubungi awak media dan di mintai tanggapannya terkait adanya dugaan pungutan dana desa oleh oknum DPMD, menjelaskan dana desa sudah ada Petunjuk Teknis (Juknis) dalam penggunaannya dan di dalam Juknis tersebut tidak ada pungutan dari pihak manapun dan dalam bentuk apapun.

“Karena dana desa tersebut sudah ada peruntukannya sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dan jika memang dugaan adanya pemungutan uang tersebut benar adanya, kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas siapa saja yang terlibat karena pungutan tersebut tidak di benarkan dan melanggar Undang-undang”. Ungkap Amrullah, ST Sekretaris MPC PP Kab. PALI Selasa, (28/04/2020).

Saat di konfirmasi awak media @lintasperistiwa A Gani Ahmad, SH. MM selaku Kadin Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) melalui pesan singkat WhatsApp sampai berita ini di turunkan belum memberikan keterangannya. (Hendri Irdianto, SH )

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.