Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

KPU Nias; Diduga Gembong Korupsi

Selasa, 10 April 2018 | 1:40 pm
Reporter: Selamat Harefah
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 491

Salah satu Diduga Paralatan pengadaan

Drs. Sudiman Telaumbanua selaku sekretaris KPU Kabupaten Nias

Kabupten Nias,lintaspe

Dugaan tindak Pidana Korupsi secara berantai pada  sewa Komputer dan printer PPK dan PPS Se-Kecamatan kabupaten nias, diduga dilakukan oleh komisioner dan sekretaris KPU kabupaten nias.(09/04)

“KPU kabupaten nias mendistribusikan kepada PPK dan PPS Se-kabupaten nias sarana kerja operasional pada pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur sumatera utara tahun 2018 berupa peralatan Komputer dan printer masing-masing sebanyak 1 (satu) unit”. Sedangkan dalam nomenclatur RAB Pilgubsu tahun 2018 periode s/d 31 Desember 2018 yakni ” Sewa “.

Pada pelaksanaan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara yang akan datang, dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018, Jajaran KPU sedang melaksanakan setiap tahapan-tahapan penyelenggaraan sebagaimana telah diatur dalam ketentuan serta peraturan yang berlaku.

Hal utama dalam kegiatan penyelenggaraan yang dilakukan oleh KPU yakni pemutakhiran daftar pemilih di KPU kabupaten nias, Ujung tombak pemutakhiran data pemilih yakni PPK dan PPS.

Untuk menunjang kegiatan pemutakhiran daftar pemilih tersebut, pemerintah mengalokasikan dana untuk operasional dan adminitrasi perkantoran PPK dan PPS.

Salah satu item penting dalam memutakhiran daftar pemilih, PPK dan PPS mendapatkan bantuan sewa komputer dan printer.

“Namun dukungan sewa komputer dan printer yang dialokasikan kepada PPK dan PPS se-Kabupaten Nias tersebut diduga dikorupsikan oleh KPU Kabupaten nias beserta jajaran sekretariat PNS Untuk memperkaya diri sendiri, korporasi, dengan melakukan berbagai bentuk tindak pidana yang telah direncanakan sebelumnya”, tuturnya.

Dari keterangan diatas, sejumlah awak media sebelumnya, telah bentuk tim investigasi bersama LSM untuk menggali dan menghimpun informasi yang telah diterima. Namun, keterangan dari hasil tersebut nantinya akan di  tindaklanjuti hingga di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta Pusat.

Adapun besaran keuangan negara yang diduga di korupsikan yakni, Sebagai berikut:

A. 10 PPK X 2 Bln X 1 paket X Rp.750.000,- =Rp. 15.000.000,-
B. 170 PPS X 2 Bln X 1 Paket  X Rp. 255.000.000,- maka Total keseluruhan Nya Rp. 270.000.000,-  (Dua Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah).
Laptop yang dibeli dengan merk Fujitsu FMV-A8290 Cell Dual Core @1.90GHz/ 1GB/ 160GB/ CAM dengan spesifikasi DVD: DVD RW, VGA Port : Yes, SD Card: Yes, Kelengkapan : Laptop + adaptor, Garansi: 1 Bulan, Berat : 7KG, Dengan harga satuan nya sebesar  kurang lebih Rp. 1.200.000,- (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) dari LASITECH COMPUTER MEDAN. Maka, total pembelian Laptop untuk 180 unit tersebut sebesar Rp. 1.200.000,- X 180 unit = Rp. 216.000.000,  (Dua Ratus Enam Belas Juta Rupiah).

Sedangkan untuk pembelian printer merk ip2870S sebanyak 180 unit dengan harga barunya sebesar Rp. 465.000,- (Empat Ratus Enam Puluh Lima Ribu Rupiah), dengan total harga printer tersebut sebesar Rp. 83.700.000,- (Delapan Puluh Tiga Juta Tujuh RatusRibu Rupiah).

Sehingga, total pembelian laptop dan printer yang diduga dilakukan oleh Komisioner dan Sekretaris KPU Kabupaten Nias adalah Rp. 216.000.000,- + Rp. 83.700.000,- = Rp. 299.700.000,- (Dua Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah). Maka, selisih pembelian Laptop dan printer adalah sebesar Rp. 29.700.000,- (Dua Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah), dimana komisioner dan sekretaris KPU diduga berkoporasi untuk menutupi kekurangan biaya pembelian tersebut dengan menggunakan dana sendiri.

Besaran kerugian negara akibat perbuatan curang yang dilakukan oleh komisioner dan sekretaris KPU Kabupaten Nias yang semata-mata untuk menguntungkan diri sendiri, korporasi ataupun pihak lain adalah sebagai berikut:

a. Hingga dari laporan atau investigasi, diduga komisioner dan sekretaris KPU kabupaten nias telah mengkondisikan laptop dan printer pada anggaran selama 5 (Lima) bulan yakni November 2017 sampai dengan Maret tahun 2018 yakni 5 bulan X Rp. 135.000.000,- adalah Rp. 675.000.000,- (Enam Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) dipotong kekurangan dana pembelian Laptop dan printer sebelumnya sebesar Rp. 29.700.000,- adalah sebesar Rp.  645.300.000,- (Enam Ratus Empat Puluh Lima Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah).

b. Bahwa untuk bulan april 2018 s/d Juni 2018, Potensi lainnya kerugian Negara yang dapat diakibatkan oleh perbuatan curang yang dilakukan oleh komisioner dan sekretaris KPU kabupaten nias sebesar Rp 405.000.000 (empat ratus lima juta rupiah).

Saat di konfirmasi di ruang kerja nya, Drs. Sudiman Telaumbanua selaku sekretaris KPU kabupaten nias ia mengatakan “Terkait  pengadaan barang elektronik jenis laptop dan printer yang diberikan ke masing-masing PPK dan PPS tersebut berasal dari orang ke tiga melalui CV Gading Mas pemegang tender atas nama Rozama Lase dan kita juga meiliki MOU dengan CV tersebut, diantara 170 Laptop yang sudah disewakan pada PPK dan PPS, serta ada juga beberapa yang rusak sebanyak 14 paket, diakibatkan para PPK dan PPS tidak mengerti dalam hal pengoperasian Komputer/ Laptop, namun itu sudah di ganti CV Gading MAS”, ungkap sudiman. 

Sudiman juga membenarkan bahwa pembelian barang Elektronik tersebut sudah sesuai dengan RAB senilai Rp. 3.221.177.000,-“.(07/04/2018)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.