Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

H M Nasir Djamil ; Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI

Senin, 10 September 2018 | 4:35 pm
Reporter: Muhammad Thaib
Posted by: redaksi
Dibaca: 124
Foto : H.M. Nasir Djamil, S.Ag, M.Si. DPR – RI Fraksi PKS sedang memberikan materi pada acara sosialisasi 4 Pilar MPR – RI, di damping Ketua DPW PKS Aceh Timur, T. Mustafa. MY, di desa Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (09 Nopember 2018).

Foto : H.M. Nasir Djamil, S.Ag, M.Si. DPR – RI Fraksi PKS sedang memberikan materi pada acara sosialisasi 4 Pilar MPR – RI, di damping Ketua DPW PKS Aceh Timur, T. Mustafa. MY, di desa Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (09 Nopember 2018).

Foto : H.M. Nasir Djamil, S.Ag, M.Si. DPR – RI Fraksi PKS sedang memberikan materi pada acara sosialisasi 4 Pilar MPR – RI, di damping Ketua DPW PKS Aceh Timur, T. Mustafa. MY, di desa Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (09 Nopember 2018).
Foto : H.M. Nasir Djamil, S.Ag, M.Si. DPR – RI Fraksi PKS sedang memberikan materi pada acara sosialisasi 4 Pilar MPR – RI, di damping Ketua DPW PKS Aceh Timur, T. Mustafa. MY, di desa Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (09 Nopember 2018).

 

Aceh Timur LintasPe-

Semenjak runtuhnya kekuasaan rezim otoritarian Orde Baru oleh propaganda Reformasi yang memuncak dipertengahan Mei 1998 lalu, Pancasila memang nyaris dilakukan kemudian secara sadar mulai dikubur dalam-dalam dari ingatan kindertagesstätte sendiri, seakan terasa setelah sia-sia saja, seakan gak ada urgensinya sama sekali untuk dirayakan atau hanya direfleksikan dan menjadi ketertarikan bersama.

  • Pancasila
  • Bhineka Tunggal Ika
  • Undang – Undang Dasar 1945
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

mengapa bangsa dalam negri menetapkan Pancasila sebagai base kehidupan berbangsa dan bernegara,  alasannya lengkap sudah tertulis pada buku panduan yang telah diberikan kepada masing – masing masyarakat yang hadir pada pertemuan ini.

Ke Empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia adalah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Basis 1945 serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Dalam rangka memahami dan mendalami, diperlukan memahami lebih dulu makna yang terkandung sebagai dasar teruntuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan prinsip-prinsip yang terkandung didalamnya

Tanpa memahami prinsip yang terkandung dalam Pembukaan ini tidak mungkin mengadakan evaluasi terhadap pasal-pasal yang memiliki dalam batang tubuhnya serta barbagai undang-undang yang akhirnya menjadi derivatnya, Demikian Penyampaian Sosialisasi Empat pilar Kebangsaan MPR – RI yang disampaikan H.Muhammad Nasir Djamil, S.Ag, M.Si, Komisi III Bidang Hukum, Keamanan dan HAM DPR – RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada acara pertemuan dengan tokoh masyarakat dan masyarakat di Gampong Cot Keh Kecamatan Peureulak Aceh Timur ( 09 Nopember 2018).

Selain dihadiri masyarakat pada acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan, juga dihadiri Ketua DPW PKS Aceh Timur, T. Mustafa MY, serta beberapa kader PKS. Dalam sambutannya T.Mustafa MY, selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Aceh Timur, mengucapkan terimakasih kepada saudara H.M. Nasir Djamil, anggota DPR – RI Komisi III Fraksi PKS sebagai pemateri kegiatan sosialisasi 4 pilar Kebangsaan di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, serta seluruh tamu undangan yang berhadir, juag penghormatan disampaikan kepada seluruh tokoh Gampong Cot Keh sebagai panitia pelaksana, Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancer dan diharapkan juga kepada peserta yang telah berhadir dapat mendengar dengan serius pemaparan yang di sampaiakan oleh pemeteri menyangkut 4 pilar berbangsa dan bernegara, “ Kata T. Mustafa MY.

Mustafa juga menyampaikan pandangannya terkait politik, ada kesan di masyarakat bahwa politik itu tidak baik alias jahat, padahal politik yang santun dan dijalankan dengan baik sudah tentu tidak memiliki nilai negative yang selama ini berkembang di masyarakat, bagi saya ada Dua hal yang positif dalam politik yakni politik membangun Agama dan membangun Bangsa kearah yang lebih baik itulah politik positif tergantung siapa yang menjalankan politik tersebut, bila baik dijalankan maka baiklah yang diperoleh dan bila sebaliknya ya tentu tidak baik, “ Kata Mustafa. Dihadapan para peserta undangan pada sosialisasi 4 pilar MPR –RI.” (Muhammad Thaib)

 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.