Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

KADIS DIKBUD MUBA Siap Hilangkan Gambar LEGISLATIF Jika Di Instruksikan PANWASLU

Jumat, 3 Agustus 2018 | 3:09 pm
Reporter: Ahmad Jahri/Rico
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 521

KADIS DIKBUD MUBA Drs. Syafaruddin jum'at 03/08/18.

PPTK Herman dan KABID SD Amran saat di jumpai awak media Lintaspe, Rabu, 01/08/18.

 

MUBA, SUMSEL LintasPe-

Program Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibidang pendidikan, salah satunya pembagian buku tulis dan baju seragam gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran baru 2018/2019 nampaknya menuai tanda tanda tanya pasalnya terpampang di sampul buku foto atau gambar anggota Legislatif (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin.

Program tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, adapun pemenang lelang pengadaan baju seragam SD dan SMP PT. Restu Ibu senilai Rp.3.097.500.000,-00 sedangkan belanja cetak buku tulis SD dan SMP CV. Talenta Raya senilai Rp.4.059.150.000,-00.

Herman selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Amaran KABID SD, mereka mengatakan pada awak media LintasPe, di ruang kerjanya menjelaskan aturan jumlah pembagian baik buku tulis maupun seragam sekolah, rabu 01/08/18.

“Untuk pembagian buku tulis itu seluruh siswa baik SD dan SMP masing-masing empat (4) buah untuk SD dan tujuh (7) buah untuk SMP. Sementara pembagian buku tulis, baru ya sekitar kecamatan Lais, Sekayu, Plakat Tinggi semua itu masih dalam pembagian insya Allah 1,5 bulan kedepan akan terealisasi semua. Begitupun dengan baju seragam sekolah insya Allah tiga (3) bulan mendatang”, ujar Herman. 

Pemerintah Kabupaten Musi Bayuasin ingin mendongkrak pendidikan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat salah satunya dengan program sekolah gratis baik pembagian buku tulis dan baju seragam secara gratis.

“Harapan kami tentunya dengan adanya program buku tulis dan baju seragam gratis dapat meringankan beban wali murid. Namun bukan berarti untuk membebaskan biaya itu. Kemudian jika ada salah satu sekolah yang tidak menerapkan program tersebut tentunya kita akan memberikan punishmen berupa teguran secara tertulis dan kita akan laporkan ke Inspektorat untuk di audit tergantung tingkat kesalahannya”, jelas Amran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Syafaruddin menjelaskan perihal dugaan adanya Kejanggalan yang terdapat pada sampul buku yang menampilkan gambar Pejabat Legislatif (DPRD) Musi Banyuasin yang diduga adanya ajang politik atau kampanye dalam program Pemerintah khususnya dunia pendidikan, di karenakan saat ini menjelang PILEG 2019, jum’at 03/08/18.

“Maksud dan tujuan kami adalah agar seluruh anak didik mengetahui siapa pemimpinnya baik Bupati, wakil Bupati dan DPRDnya di Kab. Muba ini. namun, jika di anggap ada unsur politik kemudian Pihak PANWASLU mengintruksikan pihak kami untuk menghilangkan gambar tersebut ya kami siap dan pasti akan kami realisasikan”, tutup Syafaruddin. (Ahmad Jahri/ M. Ecrico)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.