Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Ternyata Ibu-Ibu di PALI Banyak Pinternya, Boleh Dong Ditiru

Senin, 22 Januari 2018 | 4:37 pm
Reporter: Suhardi
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 1357

Foto : ibu dan anak dari IBK PALI saat foto bersama nenek gagap. Minggu (21/1/2018)

PALI LintasPe –
 
Patut untuk ditiru dan diacungkan jempol kegiatan sosial yang dilakukan oleh puluhan ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam Insta Baby Kids PALI (IBKP) ini. Pasalnya, selain sibuk mengasuh anak-anak dan suaminya, mereka (ibu-ibu, red) ini juga menyempatkan diri untuk saling berbagi kepada yang membutuhkan.
 
 
Seperti pada hari Minggu (21/1/2018) kemarin, IBKP melakukan kegiatan sosial dengan mendatangi rumah nenek Cik Minur atau kerap disapa nenek Gagap yang hidup sebatangkara, di wilayah Talang subur kelurahan Talang ubi Selatan kecamatan Talang ubi kabupetan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
 
 
Seperti penuturan ketua IBK PALI, Vii Poppy Dafit atau yang kerapa disapa mama Mikha, bahwa kegiatan seperti ini terlaksana atas inisiatif dari ibu-ibu yang merupakan member dari IBK PALI tersebut.
 
 
“Bermula dari keprihatinan salahsatu member kita yang tinggal tak jauh dari rumah nenek Gagap melihat nenek tersebut hidup sebatangkara, dan ibu-ibu yang lain ikut prihatin juga serta berinisiatif didalam forum untuk membantu nenek tersebut. Pada awalnya kita hanya ingin memberikan sembako dan prabotan rumah saja, namun melihat kondisi rumah nenek Gagap yang kotor, kita juga merapikan seisi rumah beliau.” jelas Poppy pada media ini, Senin (22/1/2018)
 
 
Selain itu, Poppy menjelas juga salahsatu dari membernya yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan menyempatkan memeriksa keadaan nenek yang berusia lebih dari 70 tahun tersebut.
 
 
“Hanya tekanan darahnya saja yang tinggil, untuk kondisi lain Alhamdulillah beliau masih sehat, hanya memang beliau sudah mengalami kurang penglihatan dan pendengara saja. Nenek Gagap ini sebelumnya tidak pernah mau rumahnya untuk di bersihkan baik oleh tetangga sekitar maupun dari dinas yang bersangkutan, katanya karena trauma anak sematawayangnya stres dan pernah membakar rumahnya. Beruntung kami bisa melakukannya dan nenek gagap tampak senang karena melihat kami mebawa serta anak-anak kami.” imbuhnya
 
 
Ketua IBK PALI ini juga berharap agar kegiatan yang dilakukan para membernya ini mampu membuka pihak-pihak lain dan masyarakat untuk peduli terhadap sesama dilingkungan sosial, inisiatif untuk kesejahteraan bersama.
 
 
“Kegiatan ini kedepan akan terus kita lakukan, kita berharap juga dapat memberi inspirasi kepada seluruh masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Kami juga mengucapkan terimakasih pada 55 member IBK PALI dan IBK Palembang yang mendukung terlaksananya kegiatan yang luar biasa ini.” pungkas Poppy
 
 
IBK PALI merupakan salahsatu wadah yang mengadopsi dari IBK Palembang yang beranggotakan para Ibu dan Anak usia 0-8 tahun. Sedangkan IBK PALI sendiri baru terbentuk sejak November 2017 yang lalu, dengan anggotanya saat ini mencapai 55 member.(red. Suhardi)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.