Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kasus Penculikan Siswi Mts Sekayu, Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara

Jumat, 6 April 2018 | 12:30 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 4780

Tersangka penculikan anak dibawah umur, Robin (30) Bin Muzaidan saat dilakukan BAP di Mapolres Muba. Kamis (05/04/2018)

Tersangka penculikan anak dibawah umur, Robin (30) Bin Muzaidan saat dilakukan BAP di Mapolres Muba. Kamis (05/04/2018)

 

Muba LintasPe-

Seorang siswi Kelas 7 Mts Negeri Sekayu, Herlina Novita Sari (13) Bin Kotada (40) yang dinyatakan hilang beberapa waktu yang lalu, kini telah ditemukan oleh Anggota Sat Reskrim Polres Muba bersama dengan Anggota Sat Lantas Polres Ogan Ilir. 
 
Hilangnya anak kedua dari empat bersaudara ini dibawa kabur oleh Robin (30) Bin Muzaidan, kerabat jauh dari orangtuanya. Pagi itu (30/03), Robin mendatangi rumah orangtua Elin bersama anak laki-lakinya dengan modus meminta Elin menemaninya ke pasar untuk mengantarkan anaknya kepada mantan istrinya. Namun, diperjalanan perbuatan yang ia lakukan menyimpang dengan apa yang ia sampaikan kepada pihak keluarga. 
 
Kasat Reskrim AKP Kemas Arifin S. Ik diwakili oleh Kanit Pidum Iptu Dedy Hariyanto saat diwawancarai di Mapolres Muba mengatakan bahwa pengungkapan kasus penculikan anak dibawah umur ini berawal dari laporan masyarakat pada tanggal 30 Maret 2018 di Polsek Sekayu. Kamis (05/04/2018)
 
“Kami Sat Reskrim bersama dengan Polsek Sekayu melakukan penyelidikan kurang lebih tujuh hari. Alhamdulillah pada hari ke tujuh, tepatnya di pintu tol masuk antara Palembang – Indralaya tersangka berhasil kita tangkap melalui proses yang cukup panjang”, ujarnya.
 
Disampaikannya, modus tersangka selama dalam perjalanan, mengharapkan rasa iba dari orang lain dengan memperalatkan anaknya berumur 3 tahun yang ia bawa kemana-mana.
 
“Sepanjang pelarian, sejak tanggal 30 ia melalui beberapa Kabupaten, dari wilayah Muba, masuk ke Pali,  Muara Enim, Ogan Komering Ilir (Ilir) bahkan dia bawa sampai ke Lampung. Sedang Korban ini dibawa tekanan ancaman kekerasan oleh tersangka”, pungkasnya.
 
Saat ditemukan, sambungnya. Korban yang hafiz Al-qur’an 10 jus ini mengalami depresi dan gangguan psikis, ia langsung memeluk anggota. Sedangkan tersangka dan anaknya berhasil diamankan di Polres Muba. 
 
“Korban mungkin akan menjalani rehabilitasi terkait depresinya, sedangkan anak tersangka yang berumur 3 tahun menangis histeris memanggil ayahnya. Namun anak tersangka sudah diserahkan Polsek, Unit PPA, dan KPAI kepada ibunya di Mapolres Muba”, tambahnya.
 
Dalam hal ini tersangka akan diproses secara hukum. Dimana, perkara melarikan anak dibawah umur ini melanggar Pasal 332 KUHP Pidana dengan ancaman 9 tahun di Penjara.
 
Namun, beber Kanit Pidum. Ternyata tersangka ini juga merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) baik di Polres Muba maupun Polres Tetangga.
 
“Ada 6 kendaraan bermotor yang sudah dia gelapkan lalu di jual, tapi semua itu sudah kita inventarisir. Insya allah kedepan kita lakukan pengembangan dan pengejaran terhadap barang-barang milik masyarakat yang dicuri oleh tersangka”, ungkapnya. (WindaC)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.