Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Diduga Membuat SKCK Di Ma-Polres Muba Wajib Pakai ATM ; Ka. Polres Bantah

Rabu, 3 Juli 2019 | 2:18 pm
Reporter: Sunandar
Posted by: redaksi
Dibaca: 984
suasan di lokasi bagian pembuatan SKCK, saat beberapa pemohon saat antri di ruangan/ Ma-Polres Muba.

suasan di lokasi bagian pembuatan SKCK, nampak beberapa pemohon saat antri di ruangan/ Ma-Polres Muba. Rabu, (03/07/19)

suasan di lokasi bagian pembuatan SKCK, saat beberapa pemohon pergi meninggalkan ruangan/ Ma-Polres Muba.

suasan di lokasi bagian pembuatan SKCK, sesaat pemohon telah pergi meninggalkan ruangan/ Ma-Polres Muba. Rabu, (03/07/19)

Sekayu Muba LintasPe –

Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Muba wajib setorkan uang dengan menggunakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), apabila pembuat SKCK tidak mempunyai ATM maka tidak bisa membuat SKCK, hal ini dikatan salah seorang petugas Sipil Kepolisian Resort Musi Banyuasin (Polres MUba), Rabu, (03/07/19).

Sejumlah orang yang datang ke-Markas Besar Kepolisian Resort Musi Banyuasin terpaksa harus pulang kerumah dengan menelan rasa kekecewaan, mereka berharap pelayanan di Mapolres Muba layaknya banyak diberitakan bahwa Kepolisian Resort Muba siap melayani dan mengayomi masyarakat.

“Saya sangat kecewa dengan kejadian hari ini, kerena pelayanan pembuatan SKCK tidak seperti tersiar dimedia, salah satunya seperti dirilis dari KOMPAS.com – bahwa Masyarakat kini tak perlu langsung membayar pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di kantor polisi”, katanya seraya menunjukan situs Kompas.com.

Sambungnya, ini bapak lihat ini “Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto mengatakan, masyarakat bisa membayar biaya pembuatan SKCK secara online dengan melakukan registrasi di situs www.skck. polri.go.id. “Mudah, transparan, dan akuntabel.

“Ini adalah layanan digitalisasi yang dilakukan BRI dengan Polri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sis di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Kamis (22/3/2018).”, Kata An sambil membaca tulisan dalam artikel Kompas.com di layar hp-nya.

Lanjutnya, “Ini berita tahun 2018 yang lalu, disini dijelaskan bagaimana  proses pembuatan SKCK “Pada situs tersebut, pemohon mengisi informasi yang diperlukan pada kolom yang tersedia. Pemohon kemudian mendapat email bukti registrasi yang di dalamnya terdapat kode bayar BRIVA dan barcode registrasi”.

Pembayaran bisa dilakukan dengan tiga alur. Pertama, pemohon bisa membayar via teller BRI dengan menyerahkan kode BRIVA. Kemudian, menyerahkan yang sesuai dengan yang tertera dalam PC Teller. Setelah itu, pemohon akan mendapatkan bukti pembayaran. Selain itu, pembayaran juga bisa dilakukan melalui e-channel BRI. Caranya dengan pilih menu “pembayaran”, pilih “BRIVA”. Kemudian masukkan kode BRIVA SKCK online Polri sebanyak 15 digit.

Cek kode bayar yang diinput. Jika sudah sesuai, pilih “bayar”. Kemudian akan keluar struk sebagai bukti pembayaran yang sah. “Ini bukan hanya chanel BRI saja, tapi bank lain juga. Dengan menggunakan kode bank BRI 002 dan nomor Briva yang 15 digit,” kata Sis.

Setelah dibayar, pemohon tinggal datang ke Polres dan Polsek dengan membawa barcode dan struk pembayaran untuk diterbitkan SKCK-nya.

Pemohon juga diminta membawa data pendukung seperti KTP, foto diri, kartu keluarga, dan akte kelahiran untuk proses verifikasi dan pencetakan SKCK. “Mudah sekali, hanya memerlukan waktu kurang dari dua menit. Daftar di depan polres dan polsek langsung bisa,” kata Sis., inikan sudah jelas bagaimana prosesnya, kok mengapa di polres muba ini tidak bisa membuat SKCK kalau bayarnya tidak menggunakan ATM. Ungkap An. dengan nada kecewa. Sumber link yang ditunjukan nara sumber- https://nasional.kompas.com/read/2018/03/22/10364681/sering-dapat-keluhan-masyarakat-polri-luncurkan-pembayaran-skck-online.

Kepolisian Resort Musi Banyuasin ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut dijawab langsung oleh Ka. Polres Muba AKBP Andes Purwanti, SE., MM  via handphone/ telpon, beliau mengatakan bahwa setoran biaya pembuatan SKCK Bisa Melalui ATM dan juga Bisa setor langsung ke pihak bank. Rabu, (03/07/19).

“Sengaja kami buat aturan bahwa tidak ada lagi transaksi, jadi tidak ada yang main-main- anggota, gitukan, kalau memang tidak bisa silahkan bayar dibelakang ada bank BRI di Sim, ya silahkan kesitu kadang-kadang mereka pinjem sama ATM teman sendiri kadang-kadang gitu”, kata AKBP Andes Purwanti, SE., MM.  

Lanjut Ka. Polres Muba “Kenapa ini diwajibkan, karena ini sudah sesuai kami laksanakan dan sesuai aturan dari Menpan RB terkait dengan pelayanan Publik”.

“Jadi kalau tidak ini, silahkan bayar dibelakang ada BRI, anggota tidak bisa menerima lagi langsung dari pembuat SKCK, ya sama SIM SKCK juga tidak ada, ini yang disini ya yang di polres”, jelas AKBP Andes Purwanti, SE., MM.

Ketika ditanya terkait tempat menyetor biaya terkait SKCK dan SIM apakah bisa langsung ke teller, AKBP Andes Purwanti, SE., MM  mengatak bahwa bisa memakai ATM juga boleh langsung setor.

“Pakai ATM Boleh tidak pakai ATM silahkan setor dibelakang”, tutup Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE., MM.(Sunandar)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.