Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Sumur Minyak Ilegal Di Muba Terbakar dan Menelan Korban Jiwa “Tak Ada yang Tersentuh Hukum”

Senin, 20 Mei 2019 | 4:53 pm
Reporter: Tim
Posted by: redaksi
Dibaca: 1400
Diduga Korban Sumur Minyak Terbakar saat dilokasi kejadian

Diduga Korban Sumur Minyak Terbakar saat dilokasi kejadian

 

Muba Sumsel LintasPe –

Akibat menjamurnya pengeboran minyak ilegal yang dikelolah oleh Masyarakat secara manual hingga kerap terjadi insiden kebakaran sampai menelan korban, baik korban luka bakar maupun sampai meninggal dunia, namun sangat disayangkan hal ini belum pernah tersentuh hukum, padahal setiap kali kebakaran itu terjadi, selalu ditangani oleh Tim Kepolisian sesuai dengan wilayah hukum nya masing-masing bahkan para  tersangka sempat diperiksa baik ditingkat Polsek maupun di Polres Musi Banyuasin tetapi perkara semacam ini belum ada yang terangkat kepermukaan sebagaimana hukum yang berlaku.

Dari hasil pantauan Media ini dilapangan sejak dua bulan terahir ini sedikitnya sudah enam orang warga selaku pekerja yang meninggal dunia yang pertama terjadi kebakaran di Talang Kemang, sumur boran minyak  manual milik PK (inisial)  dan korban Efri warga Desa Terusan meninggal saat dirawat pada salah satu tempat Praktek kebidanan di kelurahan Mangun Jaya, menyusul kebakaran di Suban Sembilan, Sumur Bor milik GT (inisial) hingga menyebabkan tewasnya dua warga Pecah Kuali, namun dua Pekan terahir ini terjadi juga kebakaran di Banteng Enam (2/5) yang menjadi korban pemilik Bor itu  sendiri berinisial WD warga Desa Keban 1 juga meninggal dunia (15/5) saat menjalani perawatan di  Rumah Sakit Palembang, sementara juga terjadi kebakaran pada (4/5) dilokasi Milik GM(inisial)  yang diduga pemilik Bor itu Oknum Polisi berinisial JK, kejadian itu persis di jalan poros Lubuk Bintialo tidak jauh dari lokasi Conoco Phillips, kebakaran tersebut hingga menewaskan dua warga Lampung yang meninggal di tempat, ironisnya kejadian seperti ini diduga sengaja ditutupi-tutupi padahal terlihat jelas yang berdiri persis dekat Jenazah itu adalah Oknum Polisi.

Ditempat terpisah salah satu warga Desa setempat namun dia minta namanya dirahasiakan dalam pemberitaan ini dia mengatakan. “Kalau kejadian seperti ini sudah menjadi rahasia umum, hampir setiap bulan terjadi, yang jadi pertanyaan kami setiap adanya kebakaran pihak dari Kepolisian itu hadir dan langsung memasang police line dan paling dua pekan lokasi tersebut sudah beroperasi kembali.

Sumber tadi juga mengatakan kalau kalau pihak terkait itu beranggapan rakyat ini semuanya bodoh. “ mungkin mereka anggap kami bodoh, tidak mengerti hukum, padahal rakyat tau dibalik kejadian ini mereka mendapat keuntungan yang besar, meskipun nyawa seseorang yang menjadi korban namun pelaku bebas dari hukuman dan saya berharap beberapa kejadian belakangan ini bisa diangkat kepermukaan sebagaimana hukum yang berlaku dan tolong pihak yang berwenang buktikan kalau menghilangkan nyawa seseorang itu ada sanksi hukumnya”’

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE.MM begitu di konfirmasi melalui pesan WhatsApp begitu diajukan beberapa pertanyaan terkait sering terjadi kebakaran sumur bor milik warga hingga menelan korban jiwa namun perkara semacam itu tidak pernah terangkat ke ranah hukum, beliau tidak memberi komentar, hanya dia menyarankan silahkan konfirmasi dengan Kasat Reskrim.

AKP Deli Haris, SH. MH Kasat Reskrim Musi Banyuasin begitu dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp memberikan tanggapan untuk mengkonfirmasi hal tersebut kepada Kanit Pidsus Iptu Rusli, ketika awak media mengkonfirmasi dan sudah berjanji untuk bertemu Kanit Pidsus, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat, Sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak Kepolisian Polres Musi Banyuasin (Tim).

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE.MM begitu di konfirmasi melalui pesan WhatsApp 0813-6791-xxxx begitu diajukan beberapa pertanyaan terkait sering terjadi kebakaran sumur bor milik warga hingga menelan korban jiwa namun perkara semacam itu tidak pernah terangkat ke ranah hukum, beliau tidak memberi komentar, hanya dia menyarankan silahkan konfirmasi dengan Kasat Reskrim.

“Silahkan Konfirmasi dengan Kasat Reskrim”.

Sementara Kasat Reskrim Polres Muba AKP DELI HARIS, SH, MH telah dikonfirmasih terkait permasalahan tersebut melalui Via WhatsApp Nomor 0812-7865-xxx dan memberikan tanggapan agar tim berkomunikasi dengan Kasih Pidsus.

“Maaf masih ada giat di Polda sm Kapolres nanti hubungi Kanit Pidsus iptu Rusli no hp : +6281 1711-xxx, trims”.

Selanjutnya Kanit Pidsus iptu Rusli ketika dikonfirmasi melalaui Via WhatsApp Nomor +6281-1711-xxx menjawab dan sudah berjanji untuk bertemu di Kantornya Polres Muba.

“Ke kantor be – Ku Tunggu skrg), ketika ditemui tim yang tergabung dari beberapa media di kantornya (Polres Musi banyuasin) Iptu Rusli tidak berada ditempat sampai berita ini ter-Update Pihak Kepolisian Resort Musi banyuasin belum memberikan tanggapannya.(Tim)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.