Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

KTP Elektronik Sarat Utama Saat Memberikan Hak Suara Ketika Pesta Demokrasi

Kamis, 31 Mei 2018 | 11:29 pm
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 255

Ketua KPU Kab. MUBA Firdaus Marvel Saat di wawancarai Awak media diruang kerjanya Kamiss, 31/05/2018

 
Ketua KPU Kab. MUBA Firdaus Marvel Saat di wawancarai Awak media diruang kerjanya Kamis, 31/05/2018

MUBA SUMSEL LintasPe-

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yakni Firdaus Marvel menerangkan Pemilih wajib tunjukkan KTP elektonik (KTP-el) atau surat keterangan (suket) resmi dari Disdukcapil, saat mencoblos di Pilkada nanti tepatnya  27 Juni yang akan datang.

 
“KTP-el tersebut ditunjukkan bersamaan dengan formulir C-6 KWK (undangan mencoblos), tampa dua dokumen tersebut pemilih bisa ditolak panitia Tempat Pemungutan Suara (TPS),” Papar Firdaus pada awak media, diruang kerjanya Kamis, 31/05/18.
 
Sarat dan wajibya menunjukkan KTP-el tersebut, kata Firdaus, tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 8 tahun 2018,terutama pada Pasal 7 ayat 2. Peraturan tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota.
 
“Pada pasal 7 ayat 2, menyebutkan bahwa pada saat pencoblosan, pemilih wajib menunjukkan formulir c6 atau surat undangan untuk memilih kemudian wajib membawa KTP elektronik atau surat keterangan. Disebutkan, suket berisi identitas diri pemilih juga harus diterbitkan secara resmi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dengan masa suket yang masih berlaku,” jelas Firdaus.
 
Menurut Firdaus, aturan tersebut begitu penting, karena jika pemilih datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak mampu menunjukkan KTP-el atau suket dimaksud, dipastikan petugas KPPS, bakal menolak pemilih untuk melakukan pencoblosan atau memberikan hak suaranya.
 
“Saya Ketua KPU Muba, menhimbau kepada masyarakat luas untuk segera mengurus KTP elektronik, jika belum memiliki. Karena KTP-el tersebut menjadi syarat utama untuk berpartisipasi dalam mengikuti pesta demokrasi nanti yang jatuh pada tanggal 27 Juni 2018 yang akan datang,” tutup Firdaus ( Ahmad Jahri).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.