Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Perketat Keamanan, Lapas Sekayu Pasang Kawat Silet

Rabu, 15 Juli 2020 | 11:45 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Winda Camelia
Dibaca: 346

Suasana pemasangan kawat silet pada tembok pagar lapas. Rabu (15/07/2020)

Suasana pemasangan kawat silet pada tembok pagar lapas. Rabu (15/07/2020)

Muba LintasPe-

Narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hingga kini masih buron. Petugas lapas dibantu polisi telah menyebar tim ke sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian.

Untuk itu, pengamanan di Lapas Klas IIB Sekayu juga semakin diperketat dengan memasang kawat silet diatas tembok pagar lapas setelah kaburnya narapidana dari dalam sel tahanan guna mencegah kaburnya tahanan dari dalam penjara.

Bulan lalu, Aprin Hata (32) Bin Abdula Rusdi warga Pangkalan Bulian Kecamatan Batang Hari Leko melarikan diri dengan cara memanjat tembok menggunakan kayu – kayu sisa dijadikannya tangga untuk menaiki pos lalu melompat keluar.

Dalam hal ini, Kalapas Sekayu Jhonny Hermawan Gultom A.Md IP S.Sos saat ditemui awak media di ruang kerjanya mengatakan bahwa untuk mencegah kejadian serupa terulang, petugas sudah memasang kawat silet di atas pagar. Rabu (15/07/2020)

Lebih lanjut, tembok yang ada di Lapas memang rendah sehingga titik-titik yang lemah dilingkungan lapas perlu diperkuat keamanannya. Disamping itu, dilihat kawat -kawat lama sudah mengalami kerusakan maupun rapuh karena termakan usia.

“Pagar lapas kita ini 4 meter, standar nya pagar lapas itu 8 meter dan kawatnya 2 meter. Untuk itu, guna mengantisipasi tahanan kabur kami pasang kawat silet diseluruh tembok pagar dan pos lapas atau titik – titik yang dianggap rawan dengan pengerjaan selama satu minggu”, ungkapnya.

Maka, sambungnya. Ia ganti seluruhnya dengan kawat yang modern saat ini. “Kawat yang lama itu dari tahun 1982, sehingga kalau dihitung sudah puluhan tahun. Jadi wajar saja kalau kita ganti seluruhnya”, ujarnya.

Kawat yang digunakan saat ini juga, lanjut dia, merujuk dari Lapas-Lapas lain di Indonesia yang menggunakan kawat seperti itu dalam pengamanan.

Disampaikan Jhonny, saat ini tim gabungan dari Lapas Sekayu dan Polres Muba masih mengejar dan mengintai sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian narapidana perkara pencurian pasal 363 KUHP tersebut.

“Dengan adanya pengamanan extra di tubuh Lapas dan diikuti pula dengan pelayanan yang prima, kedepannya lapas sekayu bisa jauh lebih baik,” harap Kalapas.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.