Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Sekayu Ikuti Upacara Via Teleconference

Senin, 27 April 2020 | 4:18 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 227

Upacara peringatan hari Bhakti Pemasyarakatan di Aula Lapas Klas IIB Sekayu. Senin (27/04/2020)

Upacara peringatan hari Bhakti Pemasyarakatan via teleconference di Aula Lapas Klas IIB Sekayu. Senin (27/04/2020)

MUBA LINTASPE-

Tampak berbeda dari tahun sebelumnya, guna menyikapi pencegahan penyebaran Pandemi Covid 19, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengikuti upacara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke – 56 menggunakan via teleconference melalui aplikasi zoom.

Hari Bhakti Pemasyarakatan kali ini mengusung tema Speed Up Berprestasi Pemasyarakatan Pasti Bersih Melayani, Bersatu Melawan Pandemi Covid 19, dipimpin langsung oleh Kalapas Pudjiono Gunawan SH M.Si dengan menerapkan sosial distancing dan menggunakan masker sebagai pencegahan Covid -19 bersama jajarannya, di aula Lapas Klas IIB Sekayu. Senin (27/04/2020)

Tidak hanya Lapas Klas IIB Sekayu, seluruh Kantor Wilayah dan UPT Pemasyarakatan lainnya diseluruh Indonesia secara serentak wajib mengikuti rangkaian tata upacara yang berpusat di Jakarta tepat nya di Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kemenkumham RI secara online hingga selesai.

Dalam amanat Menteri Hukum dan Hak asasi Manusia, Yasonna Laoly menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan bukan hanya sebagai upaya mengenang sejarah. Namun menjadi daya pacu untuk meningkatkan pengabdian dalam menciptakan pemasyarakatan yang lebih baik.

Dalam video conference tersebut, jajaran pemasyarakatan diinstruksikan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Mulai dari penyiapan bilik sterilisasi, penghentian sementara penerimaan tahanan, substitusi layanan kunjungan dengan layanan daring, pelaksanaan sidang online sampai pada kebijakan program Asimilasi dan Integrasi melalui Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020.

“Rasa duka yang mendalam kepada keluarga besar pemasyarakatan dan seluruh rakyat Indonesia yang ikut terdampak atau menjadi korban pandemi COVID-19”, ucap Menkumham.

Dalam kesempatan itu, Kalapas Klas IIB Sekayu Pudjiono Gunawan SH M.Si mengucapkan dirgahayu pemasyarakatan (Hari Bakti Pemasyarakatan) kepada seluruh insan pemasyarakatan di seluruh penjuru tanah air. Menurutnya, Pemasyarakatan harus mampu menghadirkan terobosan baru guna mengatasi segala persoalan yang menjadi tuntutan masyarakat.

Disampaikannya, saat ini warga binaan di Lapas Klas IIB Sekayu berjumlah 884 tahanan / narapidana, dan sebanyak 113 orang warga binaan yang bebas karena program asimilasi dan integrasi.

“Sedangkan tahanan yang baru mau masuk lapas, kami minta kepada setiap Polsek untuk di serahkan dulu ke Polres Muba agar dilakukan cek kesehatan hari itu juga, tunggu hasilnya sekitar 3-4 hari baru ia di bolehkan masuk ke Lapas, dengan catatan harus membawa surat keterangan Negatif dari Pandemi Covid 19 yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan”, beber Kalapas.

Ini bahaya, sambungnya. Jika hal itu tidak dilakukan, satu saja yang positif membawa virus Corona masuk kedalam lapas, maka semuanya disini ikutan juga kena, baik itu warga binaan maupun pegawai.

“Nah kalau sudah kena semua, bakalan tutup Lapas ini. Maka dari itu, kami minta seluruh Polsek jika tidak terlalu urgent jangan dulu melakukan tangkapan ditengah mewabahnya pandemi Covid 19 ini, demi kebaikan kita bersama. Ya, mudah – mudahan Covid 19 ini segera berakhir supaya seluruh kegiatan pembinaan bisa berjalan secara maksimal”, harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan di Lapas Klas IIB Sekayu ini diawali pembagian masker dan ratusan paket sembako bagi warga terdampak covid-19 beberapa waktu lalu. Puncak acara dilaksanakan upacara serta dzikir dan do’a bersama.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.