Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Surati Bupati Muba, Warga Desa Talang Buluh Tuntut Berhentikan KADES

Kamis, 12 Desember 2019 | 11:41 am
Reporter: Tim
Posted by: redaksi
Dibaca: 879
Sudarman warga desa talang buluh beberapa hari yang lalu saat menyampaikan surat kepada Bupati Muba

Sudarman warga desa talang buluh beberapa hari yang lalu saat menyampaikan surat kepada Bupati Muba. Selasa, (10/12/2019)

Sudarman warga desa talang buluh beberapa hari yang lalu saat disampaikan surat kepada Bupati Muba
Sudarman warga desa talang buluh beberapa hari yang lalu saat disampaikan surat kepada Bupati Muba. Selasa, (10/12/2019)

 

BHL MUBA LintasPe –

Warga Masyarakat Desa Talang Buluh Kecamatan (Kec.) Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin (Kab. Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel) mendatangi kantor Bupati Kab. Surat dengan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Nurdin agar memberhentikan atau menon aktifkan Kepala Desa (Kades) Talang Buluh Yenti Puspita Sari SST, dengan berbagai alasan. Selasa (10/12/2019)

Diduga Kades Talang Buluh Yenti Puspita SSTurunan UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA Berdasarkan Ketentuan Pasal 26 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Kepala Pemerintahan Desa, Pembinaan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Percakapan pasal 29 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang tentang larangan bagi Kepala Desa.

Sudarman warga desa talang buluh beberapa hari yang lalu mengatakan kepada wartawan media ini, “Kami warga masyarakat desa talang buluh kecamatan batang hari leko menyurati Bupati Muba dengan tujuan meminta Bupati Muba H Dodi Reza Alex agar memberhentikan atau menon-aktifkan kepala desa – desa talang buluh Yenti Puspita Sari SST karena kami sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinannya didesa kami ”.

Lanjut Sudarman “Sepengetahuan kami sejak disetujui sebagai kepala desa – desa talang buluh yang didukung jarang didesa, bukan hanya itu seperti penggunaan Dana Desa baik Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumser dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupu ADD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang tidak transparan kepada masyarakat ”.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang didirikan sejak tahun 2017 samapai dengan sekarang diaktifkan tidak tranparan.

“Sejak didirikan Bumdes desa talang buluh ini di tahun 2017 hingga sekarang, Kades Talang Buluh Yenti Puspita Sari SST selaku pemerintah desa tidak transparan terhadap kami sebagai masyarakat”, terang Sudarma.

“Kades Yenti Puspita Sari SST mengangkat perangkat desa yaitu orang atau warga desa lain bukan merupakan warga desa talang buluh dan orang yang tidak bertempat tinggal didesa talang buluh”. Jelasnya.

Dikesempatan yang sama Rasid dan warga talang buluh ditambahkan berdasarkan hal-hal tersebut diatas maka meraka selaku warga desa talang buluh berharap untuk bupati muba untuk menindaklajuti surat yang mereka sampaikan.

“Kami warga masyarakat desa bulang kecamatan batang hari leko kab muba berharap Kepada Bapak Bupati Muba dengan segala kerendahan hati dapat menindak lanjuti kami,” harap Rasid mewakili masyarakat desa bulang buluh.

“Ini demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat talang buluh, untuk itu kami meminta kepada Bapak Bupati Muba Dodi Reza, Alex Nurdin agar dapat mengabulkan persetujuan kami”, tegasnya.

“Apabilah balas kami tidak di tindak lanjuti dalam satu minggu kedapan sejak surat kami sampaikan. maka kami warga masyarakat desa talang dengan bantuan akan melakukan Aksi Damai (DEMO) di kantor Bupati Muba, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muba dan Kantor Badan Pemeriksa Masyarakat Desa (DPMD) Muba terkait dukungan kami ”, tutup Rasid. (Tim )

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.