Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

80 Orang Muallaf Dapat Pembekalan Ilmu Agama Islam Oleh Baitul Mal Aceh Timur

Kamis, 24 Mei 2018 | 5:01 pm
Reporter: Muhammad Thaib
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 116

Foto : para muallaf di Aceh Timur sedang mengikuti pembinaan dan pembekalan mengenai Agama Islam, Hukum, Tauhid dan mereka juga diajarkan Semua dasar-dasar Islam itu diajarkan, cara shalat, berwudhu, mengaji dan tauhid sehingga menjadi muslim yang sesungguhnya. Oleh Petugas dari Baitul Mal Aceh Timur. Di Aula Sekretariat Bailtul Mal Atim di Idi (24 Mei 2018).

Foto : para muallaf sedang mengikuti pembinaan dan pembekalan mengenai Agama Islam, Hukum, Tauhid dan diajarkan, cara shalat, berwudhu, mengaji dan tauhid oleh Petugas Baitul Mal Aceh Timur. Di Aula Sekretariat Bailtul Mal Atim di Idi (24 Mei 2018).

Aceh Timur LintasPe-

Muallaf adalah sebutan bagi orang non-muslim yang mempunyai harapan masuk agama Islam atau orang yang baru masuk Islam. Pada Surah At-Taubah Ayat 60 disebutkan bahwa para mualaf termasuk orang-orang yang berhak menerima zakat.

Mualaf biasanya datang dengan berbagai alasan, yaitu: Pernikahan: Mualaf dari pernikahan ada sekitar 68%. Belajar dan menemukan secara keilmuan: Mualaf ini biasanya dasarnya adalah pelajar, atau mereka cendikia yang memang dari akademisi, mereka menemukan hidayah setelah mereka belajar dan mempelajari Islam, ada sekitar 20% mualaf yang dari kategori ini. Hidayah langsung: Mualaf disebabkan karena mimpi, bangun dan tersadar dari koma, nazar atau niat berpindah agama jika niatnya terkabulkan, dan beberapa hal lain, ada sekitar 12% mualaf dengan alasan ini.

Guna untuk meningkatkan pengetahuan dan pembekalan terhadap agama islam, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Baitul Mal melakukan Pembinaan dan Pembekalan kepada 80 orang mualaf se-Aceh Timur. mereka diberikan pengetahuan dan ilmu agama yang bertujuan agar mereka lebih mengerti dan memahami tentang Islam, bagaimana Islam itu termasuk hukum dalam Islam. Mereka di libatkan dalam berbagai kegiatan baik itu pembinaan pengajian dan bimbingan ibadah.Semua dasar-dasar Islam itu diajarkan, cara shalat, berwudhu, mengaji dan tauhid sehingga menjadi muslim yang sesungguhnya.

Hal tersebut dikatakan oleh Asisten II Bidang Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Timur, H. Usman A. Rachman, SH, SP, MM ketika membuka langsung Acara Kegiatan Pembinaan dan Pembekalan Muallaf dalam Kabupaten Aceh Timur yang berlangsung di Aula kantor Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur pada Kamis, 24 mei 2018 dimana pembekalan ini dilaksanakan sebanyak dua gelombang yakni untuk masing-masing gelombang diikuti sebanyak 40 peserta yang dimulai sejak Tanggal 24 sampai dengan 25 Mei 2018.

Lebih lanjut ia mengatakan, jumlah muallaf pemeluk agama lain yang berpindah keyakinan dan masuk dalam agama Islam setiap tahunnya di Kabupaten Aceh Timur terus meningkat, terutama saat bulan suci ramadhan. Oleh karenanya pembinaan dan pembekalan seperti ini akan kita laksanakan setiap tahunnya dan kita mulai pada tahun ini yang bertujuan agar mereka tidak kembali lagi ke keyakinan mereka sebelumnya.

“jadi kita akan terus berupaya umntuk memperhatikan mereka para Muallaf ini termasuk mengenai penerimnaan ZIS bagi mereka karena mereka termasuk adalah orang-orang yang berhak menerima ZIS,” ujar Aasisten II Aceh Timur.

Selain itu juga untuk memberikan pemahaman tentang Islam terhadap Muallaf agar hidup mereka lebih terarah.Kedepannya ia berharap, agar selama bulan suci ramadhan, para muallaf ini terus dilibatkan dalam kegiatan keagamaan, seperti pada malam nuzulul quran, mendengarkan ceramah agama yang disampaikan beberapa ustadz sebagai bentuk pengenalan mereka terhadap Islam,” pungkasnya.    

                                                        

Sementara itu, ketua muallaf aceh timur, Abdullah Silalahi mengatakan, bahwa sebelumnya dirinya memeluk agama kristen Protestan dan dengan kesadaran sendiri tanpa adnya paksaan dari siapapun dan penuh dengan keyakinan ia memeluk agama islam, sejak ia memeluk  agama islam, kehidupan dirinya lebih terarah, tenang bila dibandingkan dengan kehidupan sebelumnya “saya merasa sangat sehat sekarang, baik jasmani maupun rohani bila dibandingkan dengan kehidupan sebelum saya memeluk Islam sangat jauhlah perbedaannya” ujarnya. ( Muhammad Thaib / Humas Pemkab Atim)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.