Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Rapat Paripurna DPRD Pelalawan Penyampaian Hasil Reses Berjalan dengan Lancar

Rabu, 2 Desember 2020 | 9:39 pm
Reporter: Parlementaria DPRD Pelalawan#
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 249
(kiri ke kanan) Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan Drs.H.Zardewan,MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H.Syafrizal,SE dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pelalawan H.Anton Sugianto,S.Ud.

(kiri ke kanan) Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan Drs.H.Zardewan,MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H.Syafrizal,SE dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pelalawan H.Anton Sugianto,S.Ud.

(kiri ke kanan) Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan Drs.H.Zardewan,MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H.Syafrizal,SE dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pelalawan H.Anton Sugianto,S.Ud.
(kiri ke kanan) Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan Drs. H. Zardewan, MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H. Syafrizal, SE dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pelalawan H. Anton Sugianto, S.Ud.

 

PELALAWAN, RIAU, LINTASPERISTIWA.COM – Ditengah situasi masih mewabah nya penyebaran pendemik virus Corona yang masih tinggi di Indonesia umumnya tidak menyurutkan semangat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan menggelar rapat paripurna penyampaian laporan kunjungan anggota dewan terhadap kegiatan masa reses ketiga didaerah pemilihan Masing-masing.

Kegiatan itu berlangsung mulai pukul 21:04 hingga 21:59 WIB di ruang rapat paripurna kantor DPRD Kabupaten Pelalawan pada Senin malam (30/11/2020). Acara berjalan dengan penerapan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker dan jaga jarak.

Tidak seperti biasanya, rapat paripurna kali ini dibuka sekaligus dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, H. Syafrizal, SE menggantikan Ketua DPRD Adi Sukemi, ST, MM yang mengundurkan diri karena ikut kompetisi pemilihan Bupati Kabupaten Pelalawan Periode 2021-2026.

Dalam Rapat paripurna kali ini Pemda pelalawan hanya diwakili oleh wakil Bupati Pelalawa H. Zardewan, MM karena bupati Pelalawan HM.Harris berhalangan hadir, disamping itu juga dihadiri oleh unsur forkopimda Kabupaten Pelalawan, yang terdiri dari staf ahli, Asisten dan Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan, kepala dinas/ badan/ kantor hingga kepala bidang setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada di wilayah Pemerintahan Kabupaten Pelalawan, para camat dan tamu undangan lainnya.

Dalam rapat kali ini dihadiri oleh 21 Anggota DPRD Pelalawan yang terdiri dari beberapa komisi dan fraksi.

Dalam menyampaikan hasil reses kelompok anggota dewan dibagi menjadi lima kelompok berdasarkan daerah pemilihan Masing-masing Dewan, yang masing-masing kelompok menyampaikan laporan masa reses yang dilaksanakan mulai tanggal 17 hingga 22 November 2020.

Pertama dapil I yang meliputi wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci dengan beranggotakan H. Syafrizal, SE (PDIP), Monang Eliezer Pasaribu, S.Sos, M.Si (Demokrat), Faizal, S.Sos, M.Si (PAN), Junaidi Purba, ST (PPP), Andre Fransiscus, SE (Gerindra), H. Burhan Manjo (Golkar) dan H. Abdullah, S.Pd (PKS).

Dapil 2 meliputi Kecamatan Bunut, Kecamatan Pelalawan, Kecamatan Bandar Petalangan, Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Kuala Kampar dengan beranggotakan Indra Kampe, SE, MI.Kom (Gerindra), H. Indra Mansur, S.Sos (Golkar), Nasarudin Arnazh, S.Ip (PAN), Evi Zulfian, SH (Demokrat), Nasarudin, SH (Golkar), Musri EVendi (PDIP), Yose Indrawan, ST (PPP), Salehuddin, A.Md.Pi (PKS) dan Muswardi, SP (PKB).

Dapil 3 meliputi Kecamatan Ukui dan Kerumutan beranggotakan Imustiar, S.Ip (Golkar), Sudirman, S.Sos (PAN), Sunardi, SH (Golkar), Parji (PDIP), Suwandi, ST (PKB) dan Yusri, SH (Gerindra).

Dapil 4 Kecamatan Pangkalan Kuras dan Kecamatan Pangkalan Lesung beranggotakan H. Anton Sugianto, S.Ud (PAN), Baharuddin, SH (Golkar), Abdul Muzakir ,A.Ma (Golkar), Carles, S.Sos (PDIP), H. Rahman Wijayanto, S.IP (PKB), Abdul Nasib, SE (Gerindra), Rudyanto Sihombing, SP (Demokrat) dan Yuliasa Gulo, SH (Hanura).

Dapil 5 meliputi Kecamatan Langgam dan Kecamatan Bandar Seikijang yang beranggotakan Afrizal (Golkar), Drs. Sozifao Hia, M.Si (PDIP), Sukardi, SH (PAN) dan Robinhot Saragi (Hanura).

H. Burhan Manjo sebagai juru bicara dari dapil 1 saat menyampaikan laporan hasil reses. (ket.gambar)
H. Burhan Manjo sebagai juru bicara dari dapil 1 saat menyampaikan laporan hasil reses.

 

H. Burhan Manjo sebagai juru bicara dari dapil 1 mengatakan keluhan utama masyarakat adalah infrastruktur yaitu jalan dan drainase yang belum memadai. Di wilayah dapil 1 masih sering terjadi banjir bila terjadi curah hujan yang tinggi karena tata kelola drainase yang kurang baik. Baik drainase primer maupun sekunder.

Kemudian terkait validasi data, dimana masih banyak ditemukan warga tidak mampu yang tidak terdata. Namun sebaliknya, yang mampu justru terdata.

Yose Indrawan,ST sebagai juru bicara dari dapil 2 saat menyampaikan laporan hasil reses.
Yose Indrawan, ST sebagai juru bicara dari dapil 2 saat menyampaikan laporan hasil reses.

 

Sementara hasil masa reses dapil 2 yang disampaikan oleh Yose Indrawan, ST terbagi dalam 6 bidang, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), ekonomi, pariwisata, pendidikan, kesehatan dan pembangunan.

Semua bidang itu perlu dilakukan upaya peningkatan dan harus menjadi prioritas karena Dapil Pelalawan 2 merupakan daerah yang paling tertinggal dari segi infrastruktur jalan, listrik, air bersih, jembatan dan perekonomian rakyat.

Sudirman, S.Sos sebagai juru bicara dari dapil 3 saat menyampaikan laporan hasil reses.
Sudirman, S.Sos sebagai juru bicara dari dapil 3 saat menyampaikan laporan hasil reses.

 

Tidak jauh berbeda dengan laporan reses dapil sebelumnya, hasil reses Dapil Pelalawan 3 yang disampaikan oleh Sudirman,S.Sos selaku juru bicara juga masih mengeluhkan mengenai infrastruktur jalan. Ditambah lagi mengenai tapal batas wilayah, pemekaran suatu wilayan atau daerah dan masih banyaknya tempat-tempat yang belum tersentuh pembangunan dan sarana dan prasarana pendidikan maupun kesehatan belum memadai.

Salah satu contoh adalah Pasar Kecamatan Ukui yang perlu mendapat renovasi. Jalan di sekitar pasar tersebut belum pernah tersentuh pembangunan selama 21 tahun berdirinya Kabupaten Pelalawan.

Kemudian, kurangnya jalan penyambung antar kecamatan dan desa serta pada ikon wisata Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) yang perlu pembenahan, kebutuhan bantuan peralatan untuk penunjang taman Suaka Margasatwa di Kelurahan Kerumutan dan perlunya normalisasi sungai di Desa Lubuk Kembang Bungo karena sering terjadi banjir akibat penyempitan sungai.

Selain itu, perlu pembangunan gapura batas antar Kabupaten Indragiri Hulu dengan Kabupaten Pelalawan karena belum ada kejelasan batas hingga sampai saat ini. Sehingga hampir sebagian dari Kecamatan Ukui diambil oleh Kecamatan Lirik.

Abdul Muzakir, A.Ma sebagai juru bicara dari dapil 4 saat menyampaikan laporan hasil reses.
Abdul Muzakir, A.Ma sebagai juru bicara dari dapil 4 saat menyampaikan laporan hasil reses.

 

Sementara untuk Dapil Pelalawan 4, laporan hasil masa reses disampaikan secara singkat oleh Abdul Muzakir, A.Ma selaku juru bicara yang disusul langsung dengan penyerahan laporan secara tertulis dan terlampir kepada pimpinan sidang rapat paripurna.

Dan untuk yang terakhir, laporan kunjungan masa reses ketiga dari Dapil Pelalawan 5 yang disampaikan oleh Sukardi, SH yakni keluhan masyarakat tidak terlepas dari infrastruktur jalan yang belum memadai, pengaspalan jalan, pembuatan drainase, pemekaran sebuah wilayah atau daerah, kurangnya tenaga pengajar di sekolah dan kurangnya tenaga kesehatan.

Sukardi, SH sebagai juru bicara dari Dapil 5 saat menyampaikan laporan hasil reses.
Sukardi, SH sebagai juru bicara dari Dapil 5 saat menyampaikan laporan hasil reses.

 

Selain itu, masih ada wilayah yang belum tersentuh pembangunan, serta sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan yang juga belum memadai.

Setelah seluruh kelompok dapil selesai menyampaikan hasil laporan kunjungan masa reses, berkas tertulis dan terlampir diserahkan serta diterima oleh pimpinan rapat sidang paripurna.

Pimpinan sidang, H. Syafrizal, SE saat itu juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan, khususnya instansi terkait agar memperhatikan keluhan masyarakat berdasarkan hasil laporan tersebut.

Ia menyampaikan, dengan selesainya laporan hasil reses ketiga anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan khususnya instansi terkait, supaya benar-benar dapat memperhatikan hasil reses anggota DPRD yang disampaikan pada rapat paripurna ini untuk dijadikan bahan masukan dalam membuat kebijakan-kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat dan menjadi pedoman untuk direalisasikan dalam kegiatan-kegiatan instansi terkait.

“DPRD Kabupaten Pelalawan sangat konsen sekali dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk kemaslahatan (kepentingan-red) masyarakat, sehingga masyarakat merasakan aspirasi yang disampaikan kepada DPRD betul-betul jadi perhatian kita bersama,” kata Afrizal sembari menutup rapat reses ketiga tahun 2020 itu. (Suswanto)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!