Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

DPRK Pinta PEMKAB Pidie Harus Bertindak Mengawasi Harga Gula

Jumat, 20 Maret 2020 | 1:26 am
Reporter: Saumi
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 454
Tesk Foto : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie yaitu Fadli A. Hamid yang didampingi Anggota Komisi II Syarifuddin. Sedang lakukan sidak kepasar kota sigli.

Tesk Foto : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie yaitu Fadli A. Hamid yang didampingi Anggota Komisi II Syarifuddin. Sedang lakukan sidak kepasar kota sigli.

Tesk Foto : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie yaitu Fadli A. Hamid yang didampingi Anggota Komisi II Syarifuddin. Sedang lakukan sidak kepasar kota sigli.
Tesk Foto : Wakil Ketua DPRK Pidie yaitu Fadli A. Hamid yang didampingi Anggota Komisi II Syarifuddin Sedang lakukan sidak kepasar kota sigli.

 

Sigli Pidie LintasPe –

Wakil Ketua bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie (DPRK), melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kota Sigli, terjadinya kenaikan harga jual gula pasir yang meresahkan masyarakat. Sebab itu Dewan DPRK Pidie kepada Pemerintah harus menjamin harga tidak dinaikkan sepihak. Kamis, 19/03/2020.

Masalah kenaikan harga gula yang terjadi di Pasar Kota Sigli. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie yaitu Fadli A. Hamid yang didampingi Anggota Komisi II Syarifuddin. Menjelaskan kepada awak media ini melalui WhatsApp, pada saat kami lakukan sidak sejumlah pedagang mengaku harga gula naik karena stok barang kosong pada gudang. Terang Fadli Wakil Ketua DPRK Pidie.

Sebab naiknya harga gula tersebut dilakukan secara sepihak. Tambahnya Wakil Ketua DPRK Pidie, maka dengan itu kami menghimbau kepada Pemerintah dan Pemkab untuk segera mungkin melakukan pengawasan agar tidak terjadinya penimbunan barang tersebut, apalagi ditengah munculnya isu virus corona.

“Dari sidak yang kami laksanakan itu, ada puluhan para pedagang mengaku bahwa harga gula naik karena stoknya kosong. Karena itulah, kami imbau kepada Pemerintah agar segera melakukan pengawasan supaya tidak terjadinya penimbunan barang gula,” kata Fadli.

Sedangkan Anggota Komisi II DPRK Pidie. Syarifuddin menambahkan, adapun dampak dari adannya kenaikan harga gula pasir tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat, selain gula, harga sirup juga mulai naik ditingkat pasar, diperkirakan naiknya harga gula pasir dari Rp 12.000/kg naik menjadi Rp 18.000/kg. Demikian juga dengan harga sirup mulai naik Rp 19.500/botol sampai RP 20.000/botol.

Dengan keadaan tingginya harga barang, maka Pemkab Pidie harus hadir dan segera melakukan pemantauan seraya menindak serta memberi sangsi tegas terhadap para oknum pedagang yang diduga mulai menimbun barang sehingga berdampak pada melambungnya harga barang. Tegas Syarifuddin.

Artinnya kondisi ini ada oknum yang menahan pasokan barang yang dimiliki sehingga terjadi spekulasi harga. Kami meminta kepada Pemkab Pidie untuk mengawasi dan menjamin ketersedian stok makanan dan kestabilan harga.
Kepada masyarakat, Wakil Ketua DPRK Pidie Fadli A. Hamid melalui Anggota Komisi II DPRK Pidie Syarifuddin.

Harapnya mengenai ada peristiwa isu corona harus juga kita antisipasi dan waspada itu hal yang wajar, tetapi jangan sampai panik berlebihan karena bisa memicu terhadap daya tahan tubuh, sebab apabila daya tahan tubuh kita menurun akan mudah terserang penyakit. (Saumi)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!