Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Geliat Pembelajaran MIN 19 Aceh Timur Dengan Leterasi Dan Ide Metode Baru

Rabu, 21 Maret 2018 | 4:46 pm
Reporter: Muhammad Thaib
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 795

Agusalim, S.Pd,I. Sedang memberikan bimbingan kepada guru pendidik pada kegiatan KKG Rayon Peureulak bagi guru MIN. Rabu (21/03/2018)

Agusalim, S.Pd,I. Sedang memberikan bimbingan kepada guru pendidik pada kegiatan KKG Rayon Peureulak bagi guru MIN. Rabu (21/03/2018)

 

Aceh Timur LintasPe- 

“Membacalah agar kamu mengenal dunia, dan menulislah supaya engkau di kenal dunia”. kalimat inilah yang menjadikan motivasi MIN 19 Aceh Timur untuk menggalakkan literasi bagi peserta didiknya dan terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung program pemerintah Aceh yaitu Aceh Carong (Aceh Pintar).

Salah satu upaya tersebut adalah mengembangkan Budaya Literasi di madrasah dengan mewajibkan peserta didik untuk meminjamkan buku di perpustakaan madrasah.

Seorang sastrawan Ceko, Milan Kundera, menyebutkan bahwa membaca adalah salah satu senjata untuk melawan lupa. Dengan membaca orang bisa menjelajah dunia, menerabas ruang dan waktu serta bertemu dengan berbagai individu dari masa lampau, hingga masa yang akan datang. Namun sayangnya, buku sudah dianggap barang mahal, dan menjadi kebutuhan kesekian bagi keluarga dan masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Agussalim, SPd,I. Guru Min 19 Aceh Timur kepada awak media LintasPe diruang belajar siswa. Rabu (21/03/2018).

Dalam kesempatan itu juga, Putra Peureulak kelahiran 1977 ayah dari tiga anak ini menjelaskan bahwa dengan metode tepuk siswa, yang dikembangkan pada kegiatan proses belajar di MIN 19 juga di sesuaikan dengan kondisi kebutuhan anak didik.

“Salah satunya yakni Ide metode, sebab bila kita tidak mampu mengembangkan ide metode pembelajaran bagi anak didik artinya kita belum pantas untuk disebut pendidik dan seakan merahasiakannya kepada anak – anak itu sama saja kita telah menjalimi mereka  Tentu kerja keras ini, sambungnya. Tidak akan bernilai apa-apa apabila tanpa dibarengi dengan niat dan motivasi yang lurus”, kata Agussalim.

Agusalim yang juga Pegiat Kelompok Kerja Guru (KKG) tak mengenal pamrih, Lulusan S. 1 STAIN JKC Langsa dan juga pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Timur ini juga menambahkan bahwa membaca merupakan suatu ibadah dan jalan satu-satunya untuk menggapai ilmu. “Membaca merupakan penghormatan untuk meraih kedudukan sebagai orang ‘Alim atau ahli ilmu. Sosok-sosok orang ‘alim inilah yang di kemudian hari pasti akan melahirkan peradaban – peradaban gemilang, sebuah peradaban berbasis ilmu”, ujarnya.

Terpisah, Wakil ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Timur, Nurdin Jalil, SE, di Sekretariat MPD di Pusat Perkantoran Pemerintah Aceh Timur, di Titi Baro Idi mengatakan bahwa Ide Kreatif menuju pembangunan dan pengembangan mutu pendidikan kearah yang lebih baik yang dilakukan para pendidik, organisasi profesi guru dan juga kelompok kesatuan belajar guru adalah merupakan perbuatan yang patut diapresiasi, karena hal ini sangat mendukung proses belajar mengajar siswa – siswi di setiap jenjang pendidikan khususnya di wilayah Aceh Timur benar – benar merubah arah menuju Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap perkembangan generasi baru yang efektif dan membangun.

“Kata-kata kita adalah kualitas diri kita, apakah Aku Guru yang membanggakan sertifikasi tanpa memikirkan prestasi dan kualitas yang mengimbangi bagaimana nasib murid ku, kasihan engkau murid ku, kesadaran inilah yang seharusnya dijalankan dengan keseriusan bagi setiap institusi penyelenggara pendidikan khususnya yang berprofesi guru. Dengan memiliki komitmen dengan ungkapan kata – kata tadi. Artinya kita juga turut berkomitmen membangun pendidikan sama halnya harapan Bupati Aceh Timur terhadap pengembangan sector pendidikan”, ujar Pak Din sapaan akrab nurdin jalil.

Ditambahkannya, MPD Aceh Timur, merupakan lembaga yang juga turut berpesan aktif dalam mendukung segala macan yang sifatnya membagun di sector pendidikan tetap akan menjadi perhatian dan sewajarnya untuk didukung oleh semua pihak termasuk pemerintah Aceh Timur, majunya sector pendidikan merupakan bentuk cerminan kemajuan daerah. (M.Thaib)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.